<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1029">
 <titleInfo>
  <title>Pemeriksaaan Boraks pada Siomay dengan test Kit Uji Residu Boraks (Antirax) di Kelurahan Cipinang Muara</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Wasilaturrahmah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>53 Hal</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Siomay merupakan jenis makanan ringan populer, yang banyak digemari dan dikonsumsi oleh berbagai lapisan masyarakat. Siomay dapat diperoleh melalui pedagang keliling yang ada di sekitar permukiman penduduk dengan harga yang terjangkau, sehingga mudah untuk dinikmati. Ciri khas makanan ini bertekstur kenyal, berbahan dasar tepung tapioka atau sagu dan bercampur daging ikan serta penyedap rasa yang membuat lezat saat disantap. Namun, boraks turut andil dalam tekstur kenyal, sehingga dimanfaatkan oleh pedagang yang tidak bertanggung jawab menggunakan boraks tersebut untuk memberikan tekstur padat, rasa gurih sekaligus memperlama daya simpannya. Pada tahun 2017, Dinas Kesehatan Gresik melakukan inspeksi terhadap makanan dan menemukan siomay yang mengandung boraks dengan kadar 200 mg per liter. Berdasarkan Permenkes No. 033 tahun 2012, penggunaan boraks pada makanan dilarang. Penelitian ini bertujuan untuk memeriksa adanya boraks dalam siomay yang dijual oleh pedagang keliling di wilayah Cipinang Muara. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif, untuk mengetahui siomay yang dijual oleh pedagang keliling di wilayah Kelurahan Cipinang Muara mengandung boraks. Test Kit Uji Residu Boraks (Antirax) merupakan set test kit untuk mendeteksi adanya boraks pada produk makanan berbentuk padat atau cairan yang terdiri dari Reagen A (Asam Klorida), Reagen B (Ammonium Hidroksida), dan kertas turmerik. Test Kit Uji Residu Boraks (Antirax) mampu mendeteksi kandungan boraks dengan konsentrasi sebesar 50 ppm sampai 100 ppm dan telah terbukti lebih sensitif dan spesifik dibandingkan dengan produk Test Kit sejenis yang sudah ada dipasaran karena disertai Reagen B sebagai konfirmasi adanya residu boraks dengan kisaran waktu analisis 15-20 menit. Hasil pada 10 sampel siomay yang beredar di wilayah Cipinang Muara yang diambil dari pedagang keliling menggunakan sepeda maupun gerobak memberikan warna kuning pada Reagen A dan warna coklat kemerahan pada Reagen B. Maka, 10 sampel yang beredar dari pedagang keliling gerobak maupun sepeda pada wilayah Kelurahan Cipinang Muara tidak menunjukkan adanya boraks pada siomay.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Siomay, Boraks, Test Kit Uji Residu Boraks (Antira</topic>
 </subject>
 <classification>KTI-23-2018</classification>
 <identifier type="isbn">3422115191</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>STIKES IKIFA (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA) Digital Library STIKES IKIFA</physicalLocation>
  <shelfLocator>KTI-23-2018</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">KTI-23-2018</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="302" url="https://drive.google.com/file/d/1lRH6YN1Pd2hI8Ki4LNQ81aehyQLJfUcd/view?usp=sharing" path="/https://drive.google.com/file/d/1lRH6YN1Pd2hI8Ki4LNQ81aehyQLJfUcd/view?usp=sharing" mimetype="text/uri-list">Pemeriksaaan Boraks pada Siomay dengan test Kit Uji Residu Boraks (Antirax) di Kelurahan Cipinang Muara</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1029</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-05-02 15:18:01</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-11-24 22:13:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>