No image available for this title

Lap. KTI

Pembuatan Bahan Baku Scrub Tubuh dari Limbah Tongkol Jagung (Zea Mays L.) Dengan Menggunakan Metode Pretreatment



ABSTRAK
Scrub tubuh merupakan kosmetika yang paling lumrah digunakan sebagai perawatan kulit. Scrub berfungsi mengangkat sel kulit mati dipermukaan kulit tubuh yang kasar dan kusam, selain itu juga berfungsi membantu mempercepat pergantian sel-sel kulit tubuh yang baru, bersih dan sehat. Bahan-bahan Scrub dibuat dengan memanfaatkan beberapa jenis tanaman yang berkhasiat untuk mengangkat sel kulit mati. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menghasilkan bahan baku scrub tubuh sehingga dapat memanfaatkan limbah tongkol jagung dan dapat meningkatkan nilai ekonomi petani jagung dan limbah tongkol jagung merupakan limbah yang mengadung lignoselulotik dan dapat berfungsi sebagai adsiver atau pengamplas kulit. Untuk menjadikan limbah tongkol jagung sebagai bahan baku scrub maka perlu dilakukan metode pretreatment untuk menurunkan kadar lignin yang terdapat dalam limbah tongkol jagung. Pretreatment autoklaf-alkali dapat mengurangi lebih banyak lignin pada tongkol jagung untuk dapat dijadikan sebagai bahan baku scrub. Konsentrasi larutan NaOH yang digunakan yaitu 0.5 N , 1.0 N , 1.5 N. Hasil pretreatment menunjukkan bahwa kandungan selulosa meningkat seiring peningkatan konsentrasi NaOH, kadar selulosa sebelum melalui proses pretreatment memiliki nilai 38,13%, sedangkan kadar selulosa setelah melalui proses pretreatment yang paling tertinggi terdapat pada konsentrasi NaOH 1,5 N dengan nilai 72,17% dan diikuti dengan penurunan konsentrasi NaOH 1,0 N memiliki nilai 60,85% selanjutnya 0,5 N memiliki nilai 49,85%. Demikian juga untuk kandungan lignin menurun seiring dengan peningkatan konsentrasi NaOH. Hasil organoleptis pada sampel meliputi warna bau dan bentuk. Untuk hasil warna sampel mengalami perubahan setelah melalui proses pretreatment, warna awal sebelum melalui proses pretreatment yaitu berwana cream, sedangkan setelah melewati proses pretreatment warnanya berubah untuk konsentrasi NaOH 0,5 N menjadi berwarna kuning kecoklatan, konsentrasi NaOH 1,0 N menjadi berwarna kuning dan konsentrasi NaOH 1,5 N menjadi berwarna kuning cerah. Untuk hasil bau sebelum melalui proses pretreatment baunya berbau khas jagung namun setelah melalui proses pretreatment baunya menjadi hilang pada setiap konsentrasi NaOH. Untuk hasil bentuk sampel sebelum melalui proses pretreatment dengan yang sesudah melalui proses pretreatment bentuknya terdapat sedikit perbedaan yaitu menjadi agak sedikit halus namun tetap seperti partikel kasar.


Ketersediaan

KTI-32-2018Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
KTI-32-2018
Penerbit : Jakarta.,
Deskripsi Fisik
46 Hal
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
3422115053
Klasifikasi
KTI-32-2018
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this