No image available for this title

Identifikasi Kesalahan Penulisan Resep di Apotek Setia Jaya Jakarta Timur Maret 2018



ABSTRAK

Medication Error (ME) atau kesalahan dalam peresepan adalah kejadian yang merugikan pasien akibat dari kesalahan pengobatan dalam proses pelayanan dan mengidentifikasi, mencegah, serta mengatasi masalah terkait Obat (drug related problems), masalah farmakoekonomi, dan farmasi sosial (socio-pharmacoeconomy)yang harus diperhatikan oleh tenaga kesehatan di Apotek.Medication error memiliki potensi yang membahayakan bagi keselamatan pasien. Salah satu kesalahan yang dimaksud adalah kesalahan dalam penulisan resep. Sehingga dilakukan penelitian identifikasi penulisan resep. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya medication error yang terjadi pada fase penulisan resep dalam pelayanan obat di Apotek Setia Jaya dan untuk mengetahui persentasemedication error pada fase prescribing. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yaitu penelitian yang menjelaskan data dan karakteristik populasi atau fenomena yang dipelajari, dengan mengidentifikasi peresepan obat di Apotek Setia Jaya.Penelitianini dilakukan terhadap 227 resep pasien yang ada di Apotek Setia Jaya. Penelitian ini dilakukan pada tahap prescribing atau tahap penulisan resep. Pada tahap prescribing terdapat 13 komponen yang dinilai. Berdasarkan hasil penelitian ini ditemukan bahwa kesalahan yang berpotensi menimbulkan medication error tersebut terjadi pada tahap: tidak ada berat badan, tidak ada paraf dokter, tidak ada usia, tidak ada nomor SIP dokter, tidak ada gelar dokter, tidak ada nama dokter penulis resep, tidak ada tanggal penulisan resep, tidak ada satuan dosis, tidak ada konsentrasi, tidak ada rute pemberian, tidak ada bentuk sediaan, tidak ada aturan pakai, dan tidak ada nomero (jumlah) pemberian obat. Jadi,diketahui bahwa pelayanan resep pada tahap precribing di Apotek Setia Jaya tidak terjadi adanya medication error. Karena, tidak ditemukannya pelaporan atas pasien yang cidera. Namun berpotensi untuk terjadi medication error. Pada tahap prescribing terjadi potensi medication errordengan persentase dari yang terbesar hingga yang terkecil sebagai berikut : tidak lengkap/tidak ada berat badan 97%, tidak ada paraf dokter 76%,tidak ada tahun lahir (usia) pasien 67%,penulisan satuan dosis salah/tidak menuliskan satuan dosis 26%,tidak ada rute pemberian 23%,tidak ada konsentrasi/dosis sediaan 22%,tidak ada nomor SIP dokter 10%, tidak ada gelar dokter 8%, tidak ada nama dokter penulis resep 6%,tidak ada bentuk sediaan 3%,tidak ada tanggal penulisan resep 2%, tidak ada aturan pakai 1%, dan tidak lengkap/tidak ada nomero pemberian (jumlah) dengan nilai 0 artinya tidak ada kejadian pada komponen tersebut.


Ketersediaan

KTI-37-2018Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
KTI-37-2018
Penerbit : Jakarta.,
Deskripsi Fisik
54 Hal
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
3422115097
Klasifikasi
KTI-37-2018
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this