Detail Cantuman
Advanced Search
Lap. KTI
Identifikasi Hidrokuinon Dalam Krim Pemutih Yang Dijual Secara Online Shop dengan Metode Reaksi Warna dan Spektrofotometri UV-Vis Bulan Juni 2019
ABSTRAK
Krim pemutih wajah tidak hanya dijual di toko kosmetik namun dijual juga di Online Shop.Keberadaan internet mampu memudahkan pemasaran produk yang dijual oleh supplier ataupun produsen.BPOM(Badan Pengawasan Obat dan Makanan) pada akhir tahun 2017 menemukan 24 jenis kosmetik yang mengandung bahan berbahaya, salah satunya adalah Hidrokuinon. Hidrokuinon adalah bahan aktif yang dapat mengendalikan produk pigmen yang tidak merata, tepatnya berfungsi untuk mengurangi atau menghambat pembentukan melanin kulit. Namun dampak yang akan terjadi setelah paparan Hidrokuinon adalah iritasi, kulit menjadi merah dan rasa terbakar.Efek toksik Hidrokuinon terjadi karena Hidrokuinon berkompetisi dengan tirosin sebagai substrat untuk tirosinase (enzim yang berperan dalam pembentukan melanin), sehingga terosinase mengoksidasi Hidrokuinon dan menghasilkan benzokinon yang toksik terhadap melanosit.Pada beberapa kasus, pasien mengalami okronosis setelah menggunakan hidrokuinon dalam konsentrasi rendah sekitar 2% selama 10-20 tahun. Pada kasus lain, pasien yang menggunakan hidrokuinon dalam konsentrasi tinggi (6%) mulai mengalami okronosis setelah pemakaian beberapa tahun. Karena hidrokuinon menyerap sinar ultraviolet, adanya sinar matahari akan memperburuk dan mempercepat terjadinya okronosis eksogen. Telah dilakukan penelitian identifikasi Hidrokuinon dalam krim pemutih yang dijual secara online shop dengan metode reaksi warna dan spektrofotometri UV-Vis dengan tujuan mengetahui ada atau tidaknya kandungan zat Hidrokuinon pada krim pemutih wajah yang beredar di Online Shop. Identifikasi Hidrokuinon dilakukan uji pendahuluan dengan reaksi warna dengan menggunakan pereaksi FeCl3 dimana menunjukan warna hijau dan pereaksi Benedict menunjukan warna merah bata serta digunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Hasil menunjukan bahwa dari 6 sampel terdapat 4 sampel positif setelah di reaksikan dengan FeCl3 berubah warna menjadi hijau dan direaksikan dengan Benedict berubah warna merah bata yaitu sampel C, D, E dan F. Sampel A dan B negatif. Hasil spektrofotometri UV-Vis terdapat di panjang gelombang 310nm, Terdapat 4 sampel dari 6 sampel yang panjang gelombangnya mendekati panjang gelombang Bahan Baku Pembanding yaitu sampel A, B, C, D, E dan F.
Ketersediaan
| KTI-010-2019 | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
KTI-010-2019
|
| Penerbit | : ., 2019 |
| Deskripsi Fisik |
85 Hal
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
3422116015
|
| Klasifikasi |
KTI-010-2019
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






