<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1359">
 <titleInfo>
  <title>Gambaran Pengetahuan Masyarakat tentang Obat Generik di RW 027 kelurahan Kaliabang Tengah Kecamatan Bekasi Utara periode Juli 2019</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Alifia Dewi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Lap. KTI</form>
  <extent>73 Hal</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
Obat  generik  dibagi  atas  2  jenis,  yaitu  obat  generik  bermerek  dagang  yang kandungan  zat  aktifnya  diberi  nama  atau  merek,  misalnya  Amoxsan  dari  Sanbe yang  mengandung  amoxicillin,  dan  obat  generik  berlogo  (sering  disebut  obat generik  saja)  yang  dipasarkan  dengan  nama  sesuai  zat  aktifnya.Obat  generik berlogo  merupakan  program  pemerintah  Indonesia  yang  disiapkan  dengan  tujuan memberikan  alternatif  obat  bagi  masyarakat  dengan  kualitas  terjamin,  harga terjangkau,  serta  ketersediaan  obat  yang  cukup.  Di  Indonesia  masyarakat  masih menganggap obat generik merupakan obat murah dengan efek terapi yang kurang baik  dibanding  obat  bermerek.  Berdasarkan  data  dari  hasil  penelitian  yang dilakukan  oleh  Badan  Penelitian  Dan  Pengembangan  Kesehatan  Kementrian Kesehatan  Republik  Indonesia  tahun  2013  menunjukkan  bahwa  secara  nasional terdapat 31,9% rumah tangga  yang  mengetahui  atau pernah  mendengar  mengenai obat  generik.  Survei  pendahuluan  dengan  kuesioner  yang  dilakukan  terhadap  30 orang warga RW 027 Kelurahan Kaliabang Tengah Bekasi Utara didapatkan hasil yang  berpengetahuan  kurang  sebanyak  14  orang  (46,67%)  dari  30  orang. Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  gambaran  pengetahuan  masyarakat tentang  obat  generik  di  RW  027  Kelurahan  Kaliabang  Tengah  Bekasi  Utara. Manfaat  penelitian  ini  bagi  masyarakat  ialah  dapat  memberikan  informasi  yang berguna  dalam  meningkatkan  pengetahuan  masyarakat  dalam  memilih  obat generik  yang  memiliki  kualitas  yang  sama  dengan  obat  bermerek.  Metode penelitian  merupakan  penelitian  deskriptif.  Populasi  dalam  penelitian  merupakan masyarakat  RW  027  Kelurahan  Kaliabang  Tengah  yang  terdaftar  sebagai  warga Kelurahan  Kaliabang  Tengah  yang  diambil  20%  dari  jumlah  KK  masing-masing RT yang berusia antara 17 tahun sampai dengan 65 tahun dengan melibatkan  114 responden.  Data  dalam  penelitian  adalah  data  primer  yang  diperoleh  dengan melalukan survei melalui kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat terlihat bahwa  pengetahuan  masyarakat tentang  obat  generik  yang  memiliki  pengetahuan baik  diperoleh  data  sebanyak  24  responden  (21,05%),  sedangkan  yang  memiliki pengetahuan  cukup  sebanyak  53  responden  (46,49%),  dan  yang  memiliki pengetahuan  kurang  sebanyak  37  responden  (32,46%).  Tempat  masyarakat mendapat obat generik paling banyak adalah Apotek dengan persentase 40%, dan sumber  informasi  obat  generik  paling  banyak  adalah  dari  petugas  kesehatan dengan persentase 49,72%</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Pengetahuan</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>obat generik</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>sumber informasi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>kelurahan kaliabang tengah</topic>
 </subject>
 <classification>KTI-020-2019</classification>
 <identifier type="isbn">3422116018</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>STIKES IKIFA (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA) Digital Library STIKES IKIFA</physicalLocation>
  <shelfLocator>KTI-020-2019</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">KTI-020-2019</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="356" url="https://drive.google.com/file/d/1nwM64O7wUTF1mtVG5f2aXAt-9iNB4w5-/view?usp=sharing" path="/https://drive.google.com/file/d/1nwM64O7wUTF1mtVG5f2aXAt-9iNB4w5-/view?usp=sharing" mimetype="text/uri-list">Gambaran Pengetahuan Masyarakat tentang Obat Generik di RW 027 kelurahan Kaliabang Tengah Kecamatan Bekasi Utara periode Juli 2019</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1359</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-14 14:45:08</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-03-28 14:25:49</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>