Detail Cantuman
Advanced Search
Lap. KTI
Gambaran Pemilihan Obat Influenza Pada Balita Oleh Ibu Secara Swamedikasi di RW 003 Kelurahan Sukapura Bulan Juli Tahun 2019
ABSTRAK
Influenza atau yang biasa disebut flu adalah gangguan saluran pernapasan yang disebabkan oleh infeksi virus, bersifat menular dari satu orang ke orang lain. Akan tetapi, Influenza yang biasa dijumpai adalah penyakit yang banyak terjadi pada masa pergantian musim, ketika daya tahan tubuh seseorang menurun. Virus Influenza yang banyak berada di sekitar mudah menyerang.. Ibu memiliki peranan penting sebagai penentu kesehatan dan kualitas sumber daya anggota keluarga, termasuk dalam memilih obat yang akan digunakan ketika salah satu keluarga mengalami gangguan kesehatan. Swamediksi merupakan solusi cepat dalam menangani gejala Influenza untuk dapat memulihkan kondisi fisik dengan segera. Tersedianya berbagai macam produk obat Influenza tanpa resep untuk anak mendorong orang tua untuk melakukan swamedikasi untuk mengobati Influenza anak dengan menggunakan obat Influenza tanpa resep untuk anak. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan peneliti pada 30 Ibu di RW 003 Kelurahan Sukapura, diperoleh 16 dari 17 ibu permah melakukan swamedikasi influenza pada balitanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pemilihan obat Influenza pada balita oleh ibu secara swamedikasi di RW 003 Kelurahan Sukapura. Metode penelitian ini yaitu deskriptif yang dilaksanakan dari bulan Januari ? Agustus 2019. Menggunakan teknik Cluster Random Sampling. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa obat bebas golongan obat influenza yang paling banyak terpilih (39,6%), sebagian besar obat influenza yang dipilih adalah sediaan sirup (77,1%), warna dan rasa yang disukai anak-anak (41,7%) menjadi alasan terbanyak memilih sediaan sirup, merk yang paling banyak digunakan adalah Anakonidin sirup (39,6%), praktis (41,7%) adalah alasan terbanyak dipilih dalam melakukan swamedikasi, karena sebelumnya sudah pernah memakai obat yang sama (43,8%) adalah alasan terbanyak memilih obat yang digunakan sampai saat ini, menanyakan kepada petugas kesehatan di apotek merupakan langkah jika responden tidak tau cara penggunaan obat (31,3%), sebagian besar responden mendapatkan sumber informasi pengobatan dari kerabat/keluarga (37,5%), apotek (79,2%) adalah tempat pembelian terbanyak yang dipilih responden, karena obat yang tersedia sudah terpercaya kualitasnya (47,9%) menjadi alasan terbanyak memilih tempat pembelian obat.
Ketersediaan
| KTI-042-2019 | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
KTI-042-2019
|
| Penerbit | : ., 2019 |
| Deskripsi Fisik |
58 Hal
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
3422116059
|
| Klasifikasi |
KTI-042-2019
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






