<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1392">
 <titleInfo>
  <title>Gambaran Pengetahuan Penggunaan Antibiotik  Amoksisilin Pada Masyarakat  RW 014 Kelurahan Pisangan Baru  Bulan Agustus 2019</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dhita Dwi Aviana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Lap. KTI</form>
  <extent>65 Hal</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
 Antibiotik  merupakan  obat  yang  paling  banyak  digunakan  pada  infeksi  yang disebabkan  oleh  bakteri.  Berbagai  studi  menemukan  bahwa  sekitar  40-62% antibiotik  digunakan  secara  tidak  tepat  antara  lain  untuk  penyakit-penyakit  yang sebenarnya  tidak  memerlukan  antibiotik.  Menurut  hasil  survei  RISKESDAS  di Indonesia  tahun  2013  menunjukkan  bahwa  86,1%  rumah  tangga  mendapatkan antibiotik  tanpa  resep  dokter.  Telah  tercatat  pada  tahun  2013,  sejumlah  103,860 atau  35,2%  dari  294,959  RT  di  Indonesia  menyimpan  obat  untuk  swamedikasi, dengan  proporsi  tertinggi  berada  di  DKI  Jakarta  (56,4%)  dan  terendah  di  Nusa Tenggara  Timur  (17,2%).  Rata  ?rata  jenis  obat  yg  disimpan  hampir  2  macam. Dari 35,2% RT  yang menyimpan obat, proporsi RT  yang menyimpan obat keras sebesar  35,7%  dan  menyimpan  obat  antibiotik  sebesar  27,8%.  Antibiotik  yang sering  digunakan  oleh  masyarakat  yaitu  antibiotik  amoksisilin,  amoksisilin merupakan antibotik paling banyak dibeli secara swamedikasi atau sebesar (77%) selain ampisilin, tetrasiklin, dan ciprofloksasin. Antibiotik tersebut rata-rata dibeli untuk  mengobati  gejala  flu,  demam,  batuk,  sakit  tenggorokan,  sakit  kepala,  dan gejala  ringan  lainya  dengan  lama  penggunaan  sebagian  besar  kurang  dari  5  hari. Tujuan  penelitian  ini  untuk  mengetahui  gambaran  pengetahuan  pengunaan antibiotik  amoksisilin  pada  masyarakat  RW  014  Kelurahan  Pisangan  Baru. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yang bertujuan untuk melihat suatu gambaran  secara  objektif.  Teknik  pengambilan  sampel  yang  digunakan  dalam penelitian  ini  adalah  proportional  random  sampling  dimana  sampel  yang digunakan adalah 20% dari setiap RT yang berjumlah 667 Kartu Keluarga. Total sampel  yang  akan  diteliti  sebanyak  134  Kartu  Keluarga.  Data  yang  diperlukan dalam  penelitian  ini  adalah  data  yang  digunakan  melalui  pengamatan  atau  hasil penyebaran  kuesioner  kepada  responden.  Hasil  penelitian  menunjukkan pengetahuan  umum  responden  mengenai  antibiotik  amoksisilin  sebanyak  77% (cukup), aturan pakai antibiotik amoksisilin sebanyak 97% (cukup), efek samping antibiotik  amoksisilin  sebanyak  98%  (kurang),  dan  penyimpanan  antibiotik amoksisilin  91%  (baik).  Didapatkan  kesimpulan  berdasarkan  penelitian  yang dilakukan  di  RW  014  Kelurahan  Pisangan  Baru  didapatkan  bahwa  pengetahuan masyarakat  di  wilayah  RW  014  Kelurahan  Pisangan  Baru  didapatkan  responden yang  memiliki  hasil  pengetahuan  yang  baik  sebanyak  20  responden  (15%), pengetahuan  cukup  80  responden  (60%),  dan  pengetahuan  kurang  34  responden (25%).</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Pengetahuan</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>AntiBiotik</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>gambaran</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>penggunaan</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>amoksilin</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>pada masyarakat</topic>
 </subject>
 <classification>KTI-053-2019</classification>
 <identifier type="isbn">3422116316</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>STIKES IKIFA (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA) Digital Library STIKES IKIFA</physicalLocation>
  <shelfLocator>KTI-053-2019</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">KTI-053-2019</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="399" url="https://drive.google.com/file/d/1B3LBhwU05nQ3KxSf6NiB-MzEnW412Kv_/view?usp=sharing" path="/https://drive.google.com/file/d/1B3LBhwU05nQ3KxSf6NiB-MzEnW412Kv_/view?usp=sharing" mimetype="text/uri-list">Gambaran Pengetahuan Penggunaan Antibiotik  Amoksisilin Pada Masyarakat  RW 014 Kelurahan Pisangan Baru  Bulan Agustus 2019</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1392</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-14 14:45:08</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-03-29 14:21:42</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>