<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1417">
 <titleInfo>
  <title>Evaluasi Tablet Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.) dengan Explotab sebagai Bahan Penghancur Menggunakan Metode Granulasi Basah</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ferdian Yanuar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Lap. KTI</form>
  <extent>83 Hal</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
Gaya  hidup  kembali  ke  alam  yang  menjadi  trend  saat  ini  membawa  masyarakat kembali  memanfaatkan  bahan  alam,  termasuk  pengobatan  dengan  tumbuhan berkhasiat  obat  (herbal).  Tanaman  kelor  (Moringa  oleifera  Lam.)  merupakan salah  satu  tanaman  yang  berkhasiat  sebagai  antikolesterol.  Sediaan  ekstrak  daun kelor  yang  dijual  di  pasaran  masih  dalam  bentuk  sediaan  kapsul.  Sediaan  dalam bentuk kapsul memiliki kelemahan salah satunya pada penyimpanan kapsul akan melekat satu sama  lain, sehingga perlu formulasi dalam bentuk sediaan lain yang lebih  stabil  dalam  penyimpanan  yaitu  bentuk  sediaan tablet.  Tablet  ekstrak  daun kelor yang dibuat pada penelitian sebelumnya tidak memenuhi persyaratan waktu hancur.  Oleh  karena  itu,  penulis  tertarik  untuk  melanjutkan  penelitian  tersebut dengan  mengganti  bahan  penghancur.  Explotab  adalah  modifikasi  amilum kentang  dengan  sifat  desintegrasi  yang  baik.  Explotab  digunakan  sebagai  bahan penghancur dalam formulasi tablet karena sifat kapasitas pengembang yang tinggi dalam  konsentrasi  rendah  antara  2-8%.  Tablet  dibuat  dengan  metode  granulasi basah,  dengan  variasi  konsentrasi  explotab  sebagai  fasa  penghancur  sebesar  2% (Formula  A)  ,4%  (Formula  B)  dan  8%  (Formula  C).  Masing-masing  konsentrasi dibuat  sebanyak  2  batch  untuk  selanjutnya  dilakukan  evaluasi.  Evaluasi  yang dilakukan  meliputi  uji  visual,  keseragaman  bobot,  keseragaman  ukuran, kekerasan, kerenyahan, dan waktu hancur. Hasil evaluasi tablet menunjukan hasil tablet  yang  memenuhi  persyaratan  uji  dan  untuk  uji  waktu  hancur menghasilkan data sebagai berikut formula A batch ke-1  yang memiliki rata-rata waktu hancur 25:79  menit  dan  batch  ke-2  25:67  menit,  kemudian  pada  formula  B  batch  ke-1 yang  memiliki  rata-rata  waktu  hancur  18:46  menit  dan  batch  ke-2  18:66  menit hasil  tersebut  menunjukkan  formula  A  dan  B  menghasilkan  tablet  yang  tidak memenuhi  persyaratan  waktu  hancur  yaitu  tidak  lebih  dari  15  menit.  Berbeda dengan  formula  C  yang  menghasilkan  rata-rata  waktu  hancur  batch  ke-1  10:51 menit  dan  batch  ke-2  11:46  menit  yang  memenuhi  persyaratan    waktu  hancur tablet  yaitu  tidak  lebih  dari  15  menit.  Kesimpulan  pada  penelitian  ini  adalah konsentrasi  optimal  dari  explotab  yang  berpengaruh  sebagai  bahan  penghancur tablet yaitu pada konsentrasi 8%.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ekstrak daun kelor</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>explotab</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>evaluasi tablet</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>uji waktu hancur</topic>
 </subject>
 <classification>KTI-078-2019</classification>
 <identifier type="isbn">3422116111</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>STIKES IKIFA (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA) Digital Library STIKES IKIFA</physicalLocation>
  <shelfLocator>KTI-078-2019</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">KTI-078-2019</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="423" url="https://drive.google.com/file/d/1lrKtn0qn7ZmQDPIq_O7-UYH1-ZSf3xhO/view?usp=sharing" path="/https://drive.google.com/file/d/1lrKtn0qn7ZmQDPIq_O7-UYH1-ZSf3xhO/view?usp=sharing" mimetype="text/uri-list">Evaluasi Tablet Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.) dengan Explotab sebagai Bahan Penghancur Menggunakan Metode Granulasi Basah</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1417</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-14 14:45:08</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-03-30 06:05:49</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>