No image available for this title

Lap. KTI

Evaluasi Tablet Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.) dengan Explotab sebagai Bahan Penghancur Menggunakan Metode Granulasi Basah



ABSTRAK
Gaya hidup kembali ke alam yang menjadi trend saat ini membawa masyarakat kembali memanfaatkan bahan alam, termasuk pengobatan dengan tumbuhan berkhasiat obat (herbal). Tanaman kelor (Moringa oleifera Lam.) merupakan salah satu tanaman yang berkhasiat sebagai antikolesterol. Sediaan ekstrak daun kelor yang dijual di pasaran masih dalam bentuk sediaan kapsul. Sediaan dalam bentuk kapsul memiliki kelemahan salah satunya pada penyimpanan kapsul akan melekat satu sama lain, sehingga perlu formulasi dalam bentuk sediaan lain yang lebih stabil dalam penyimpanan yaitu bentuk sediaan tablet. Tablet ekstrak daun kelor yang dibuat pada penelitian sebelumnya tidak memenuhi persyaratan waktu hancur. Oleh karena itu, penulis tertarik untuk melanjutkan penelitian tersebut dengan mengganti bahan penghancur. Explotab adalah modifikasi amilum kentang dengan sifat desintegrasi yang baik. Explotab digunakan sebagai bahan penghancur dalam formulasi tablet karena sifat kapasitas pengembang yang tinggi dalam konsentrasi rendah antara 2-8%. Tablet dibuat dengan metode granulasi basah, dengan variasi konsentrasi explotab sebagai fasa penghancur sebesar 2% (Formula A) ,4% (Formula B) dan 8% (Formula C). Masing-masing konsentrasi dibuat sebanyak 2 batch untuk selanjutnya dilakukan evaluasi. Evaluasi yang dilakukan meliputi uji visual, keseragaman bobot, keseragaman ukuran, kekerasan, kerenyahan, dan waktu hancur. Hasil evaluasi tablet menunjukan hasil tablet yang memenuhi persyaratan uji dan untuk uji waktu hancur menghasilkan data sebagai berikut formula A batch ke-1 yang memiliki rata-rata waktu hancur 25:79 menit dan batch ke-2 25:67 menit, kemudian pada formula B batch ke-1 yang memiliki rata-rata waktu hancur 18:46 menit dan batch ke-2 18:66 menit hasil tersebut menunjukkan formula A dan B menghasilkan tablet yang tidak memenuhi persyaratan waktu hancur yaitu tidak lebih dari 15 menit. Berbeda dengan formula C yang menghasilkan rata-rata waktu hancur batch ke-1 10:51 menit dan batch ke-2 11:46 menit yang memenuhi persyaratan waktu hancur tablet yaitu tidak lebih dari 15 menit. Kesimpulan pada penelitian ini adalah konsentrasi optimal dari explotab yang berpengaruh sebagai bahan penghancur tablet yaitu pada konsentrasi 8%.


Ketersediaan

KTI-078-2019Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
KTI-078-2019
Penerbit : .,
Deskripsi Fisik
83 Hal
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
3422116111
Klasifikasi
KTI-078-2019
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this