<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1463">
 <titleInfo>
  <title>Gambaran Kejadian Medication Error  (Kesalahan Pengobatan) di Instalasi Farmasi Rumah Sakit ?X? Periode Januari-Maret 2019</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Selvy Oktaviani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Lap. KTI</form>
  <extent>56 Hal</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
Pelayanan  kefarmasian  merupakan  suatu  pelayanan  langsung  dan  bertanggung jawab  kepada  pasien  yang  berkaitan  dengan  pemakaian  obat,  tindakan,  dan perawatan  yang  efektif  dan  sesuai  pedoman  yang  ditentukan  dengan    maksud  mencapai hasil pasti untuk meningkatkan mutu kehidupan pasien. Masalah utama sebagai lembaga jasa pelayanan kesehatan adalah Kesalahan Pengobatan. Menurut Keputusan MENKES RI Nomor  35 tahun 2014 menyebutkan bahwa medication error adalah kesalahan tindakan medis atau pelayanan kefarmasian kepada pasien yang  sebetulnya  dapat  dicegah.  Kejadian  ini  disebabkan  pemakaian  obat, tindakan,  dan  perawatan  yang  tidak  sesuai  dengan  aturan  atau  pedoman  yang ditentukan.  Medication  errors  menyebabkan  banyak  kerugian  pada  pasien sehingga kejadiannya harus dihindari. Berbagai jenis medication error dan faktor penyebabnya  di  identifikasi  dalam  penelitian  ini.  Keterbukaan  dalam  membahas masalah ini serta pengakuan akan berbagai jenis  medication error sangat penting dalam  merancang  tindakan  perbaikan  dan  pencegahan.  Medication  error    dapat terjadi pada fase prescribing, transcribing, dispensing, dan administration. Untuk mengetahui  persentase  kejadian  medication  error  (kesalahan  pengobatan), sehingga perlu diteliti fase yang sering menyebabkan medication error (kesalahan pengobatan) di Instalasi Farmasi Rumah Sakit  ?X?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  Gambaran  Kejadian  Medication  Error  (kesalahan  pengobatan)  di Instalasi  Farmasi  Rumah  Sakit  ?X?  Periode  Januari-Maret  2019.  Pada  fase Prescribing,  Transcribing,  Dispensing  dan  Administration.  Penelitian  ini menggunakan metode deskriptif untuk mengetahui gambaran kejadian medication error  di  instalasi  farmasi  rumah  sakit  ?X?  dengan  menggunakan  metode Purposive  Sampling.  Dari  hasil  penelitian  diketahui  Gambaran  Kejadian Medication Error (Kesalahan Pengobatan) di Instalasi Farmasi Rumah Sakit ?X?. dapat  disimpulkan  jumlah  Medication  Error  pada  bulan  Januari-Maret  2019 sebanyak  18  Kasus  Kesalahan  Pengobatan.  Pada  fase  Prescribing  (Peresepan) tidak  pernah  terjadi  kesalahan,  pada  fase  Transcribing  (Penerjemahan  Resep) sebanyak  11  kasus  kesalahan  dan  persentase  61,8%  dengan  kesalahan  pada  saat membaca resep dan melakukan input nama atau harga obat, pada fase Dispensing (Penyiapan  Obat)  terjadi  sebanyak  5  kasus  kesalahan  dan  persentase  27,8  % dengan kesalahan pada dosis yang tidak tepat dan penyimpanan obat LASA, dan pada fase Administration (Penyerahan Obat) sebanyak 2 kasus dengan persentase 11,1%  dengan  kesalahan  pada  kurang  teliti  dalam  pemeriksaan  obat  yang  akan diserahkan kepada pasien.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>prescribing</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>transcribing</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>dispensing</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>medication error</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>administration</topic>
 </subject>
 <classification>KTI-124-2019</classification>
 <identifier type="isbn">3422116290</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>STIKES IKIFA (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA) Digital Library STIKES IKIFA</physicalLocation>
  <shelfLocator>KTI-124-2019</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">KTI-124-2019</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="596" url="https://drive.google.com/file/d/1gCWSJnfg0uL_fzA6YrAgPg6Gv3HD2l8_/view?usp=sharing" path="/https://drive.google.com/file/d/1gCWSJnfg0uL_fzA6YrAgPg6Gv3HD2l8_/view?usp=sharing" mimetype="text/uri-list">Gambaran Kejadian Medication Error  (Kesalahan Pengobatan) di Instalasi Farmasi Rumah Sakit ?X? Periode Januari-Maret 2019</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1463</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-14 14:45:08</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-05-01 06:17:54</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>