Detail Cantuman
Advanced Search
Lap. KTI
Gambaran Kesesuaian Penyimpanan Obat High Alert Berdasarkan Standar Prosedur Operasional di Rumah Sakit Islam Jakarta Sukapura Periode Maret 2019
ABSTRAK
Tingginya angka kejadian medication error di tempat pelayanan kesehatan mendorong pemerintah untuk meningkatkan pengawasan terhadap faktor-faktor yang memicu terjadinya medication error salah satunya yaitu pengelolaan terhadap obat high alert. Pada penelitian Sri Purwanti tahun 2014 disebutkan bahwa penyimpanan obat high alert belum sepenuhnya sesuai, seperti penyimpanan di Instalasi Farmasi RSUD di kota Probolinggo didapatkan hasil 62,5% penyimpanan yang sesuai dengan Standar Prosedur Operasional (SPO). High Alert adalah obat-obat yang memiliki resiko lebih tinggi untuk menyebabkan atau menimbulkan adanya komplikasi atau membahayakan pasien secara signifikan jika obat digunakan secara salah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang kesesuaian pelaksanaan penyimpanan obat high alert berdasarkan Standar Operasional Prosedur di Rumah Sakit Islam Jakarta Sukapura periode Maret 2019. Penulisan Karya Tulis Ilmiah ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif untuk memperoleh gambaran atau deskripsi tentang sistem penyusunan obat high alert dan kondisi ruangan penyimpanan obat di Rumah Sakit Islam Jakarta Sukapura. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasi dimana dengan melakukan pengamatan kesesuaian penyimpanan obat-obat high alert diruang perawatan, gudang farmasi, instalasi farmasi, dan ruang rawat jalan lainnya yang mengacu pada Standar Operasional Prosedur di Rumah Sakit Islam Jakarta Sukapura yang berlaku. Penelitian ini dilakukan pada periode Maret 2019 di Rumah Sakit Islam Jakarta Sukapura dengan lima ruang rawat jalan dan delapan ruang rawat inap. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dari lima ruang rawat jalan didapatkan Gudang Farmasi 76,57%, Instalasi Farmasi 58%, IGD 85%, Hemodialisa 54,92%, Kamar Operasi 86,53% dengan hasil total rata-rata pada ruang rawat jalan 72,20% dan dari delapan ruang rawat inap didapatkan Al Ghifari 39,88%, Al Farobi 50,88%, Al Farisi 44,57%, Abu Dzar 1 35,50%, Abu Dzar 2 38,65%, ICU 71,26%, HCB 65,07%, Al Adawiyah 47,65% dengan hasil total rata-rata pada ruang rawat inap 49,16%.
Ketersediaan
| KTI-144-2019 | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
KTI-144-2019
|
| Penerbit | : ., 2019 |
| Deskripsi Fisik |
80 Hal
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
3422116310
|
| Klasifikasi |
KTI-144-2019
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






