Detail Cantuman
Advanced Search
Lap. KTI
Evaluasi Waktu Tunggu Pelayanan Resep Obat Pasien Umum dan Asuransi Umum Di Instalasi Farmasi Rumah Sakit X Periode Oktober-Desember 2018
ABSTRAK
Pelayanan kefarmasian merupakan salah satu pelayanan kesehatan rumah sakit yang diwajibkan untuk memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM). Standar Pelayanan Minimal pelayanan farmasi salah satunya adalah waktu tunggu pelayanan non racikan dan racikan difarmasi.Waktu tunggu pelayanan merupakan masalah yang masih banyak dijumpai dalam praktik pelayanan kesehatan, dan salah satu komponen yang potensial menyebabkan ketidakpuasan. Berdasarkan hasil rekapan dari beberapa pasien di Instalasi Farmasi Rumah Sakit ?X? tersebut di dapatkan masih adanya komplain, berdasarkan survei yang didapat bahwa 70% pasien dari 20 orang sampel, 14 diantaranya pasien mengeluh karena menunggu obat terlalu lama dan telah adanya penelitian tentang evaluasi waktu tunggu pelayanan obat oleh Barkah Febriani pada periode Juni-Agustus 2013 di Instalasi Farmasi Rumah Sakit yang sama didalamnya terdapat hasil ahir yang menyarankan bahwa perubahan nomor antrian mempengaruhi, setelah terjadi perubahan nomor antrian sudah lebih efektif tetapi terkait waktu tunggu yang masih belum sesuai dengan SPM masih banyak terjadinya pasien komplain. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi waktu tunggu pelayanan obat non racikan dan obat racikan di Instalasi Farmasi Rumah Sakit ?X? Periode Oktober- Desember 2018. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan desain penelitian Retrospektif, dimana penelitian berupa pengamatan terhadap evaluasi waktu tunggu pelayanan obat non racikan dan obat racikan yang telah terjadi di Instalasi Farmasi Rumah Sakit ?X? dengan cara mencatat waktu tunggu. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling dimana jumlah sampel sama dengan populasi yaitu resep-resep obat non racikan dan racikan rawat jalan di Instalasi Farmasi Rumah Sakit ?X? dihari kerja yaitu Senin-Sabtu. Hasil penelitian menunjukkan waktu tunggu resep non racikan adalah 10 menit sudah mencapai standar pelayanan minimal 15 menit, sedangkan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan resep racikan 36,3 menit belum memenuhi standar pelayanan minimal 30 menit. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah waktu tunggu resep non racikan sudah mencapai sasaran mutu di Instalasi Farmasi Rumah Sakit ?X? sedangkan untuk resep racikan belum mencapai sasaran mutu.
Ketersediaan
| KTI-146-2019 | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
KTI-146-2019
|
| Penerbit | : ., 2019 |
| Deskripsi Fisik |
81 Hal
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
3422116238
|
| Klasifikasi |
KTI-146-2019
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






