<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1490">
 <titleInfo>
  <title>Gambaran Pengetahuan Swamedikasi Batuk, Flu, dan Demam pada Masyarakat di RW 10 Kampung Sumur Kelurahan Klender Kecamatan Duren Sawit Jakarta Timur Periode April ? Juni 2019</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Putri Barwati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Lap. KTI</form>
  <extent>103 Hal</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK Pengobatan sendiri (swamedikasi) merupakan salah satu upaya masyarakat untuk  memperoleh  kesembuhannya  kembali.  Swamedikasi  biasanya  dilakukan untuk  mengatasi  keluhan-keluhan  dan  penyakit  ringan  yang  sering  dialami masyarakat  seperti  batuk,  flu,  dan  demam.  Batuk  itu  sendiri  merupakan  refleks yang  terserang  oleh  iritasi  paru-paru  atau  saluran  pernafasan,  sementara  flu merupakan  penyakit  yang  disebabkan  oleh  virus  yang  menyerang  saluran pernapasan  dan  demam  adalah  peninggian  suhu  tubuh  dari  variasi  suhu  normal sehari-hari. Pada pelaksanaannya pengobatan sendiri memiliki resiko yang cukup besar  terutama  ketika  penggunaannya  tidak  rasional  artinya  tidak  memenuhi kaidah-kaidah  pengobatan  yang  baik  akibat  terbatasnya  pengetahuan  mengenai obat  dan  penggunaanya  maka  dari  itu  untuk  mencegah  resiko  yang  tidak diinginkan  masyarakat  perlu  menambah  pengetahuannya.  Tujuan  penelitian  ini adalah  untuk  mengetahui  pengetahuan  swamedikasi  batuk,  flu,  dan  demam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan tujuan utama untuk membuat gambaran deskripsi tentang suatu keadaan secara objektif. Sampel  dalam  penelitian  ini  diambil  dengan  cara  simple  random  sampling berdasarkan  kartu  keluarga  yaitu  diambil  20%  dari  jumlah  kartu  keluarga  di masing-masing RT wilayah RW 10 yang terdiri dari 12 RT dan didapatkan sampel sebanyak  388  responden  terlibat  dalam  penelitian  ini.  Kriteria  responden  dalam penelitian ini adalah responden yang berusia 17 ? 65 tahun keatas dan masyarakat yang  pernah  melakukan  swamedikasi  batuk,  flu,  dan  demam.  Pengambilan  data dilakukan  melalui  pengisian  kuesioner  yang  telah  di  uji  validitas  dan reliabilitasnya.  Data  di  analisis  dengan  menggunakan  statistical  product  and service solutions (spss) versi 16. Hasil penelitian menunjukan tingkat pengetahuan masyarakat  tentang  swamedikasi  batuk,  flu,  dan  demam  yaitu  340  responden (87.63%)  memiliki  pengetahuan  yang  baik,  44  responden  (11.34%)  memiliki pengetahuan  yang  cukup,  dan  sebanyak  4  resonden  (1.03%)  memiliki pengetahuan yang kurang. Tingkat pengetahuan responden baik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain pendidikan, sumber informasi, sosial budaya dan ekonomi,  lingkungan,  pekerjaan  dan  usia.  Berdasarkan  hasil  penelitian  ini  dapat disimpulkan  bahwa  pengetahuan  responden  tentang  swamedikasi  batuk  flu  dan demam adalah baik yaitu sebanyak 340 responden (87.63%) sisanya sebanyak 44 responden (11.34%) memiliki pengetahuan yang cukup dan 4 responden (1.03%) memiliki pengetahuan yang kurang.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Pengetahuan</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Swamedikasi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>demam</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>deskriptif</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>batuk</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>flu</topic>
 </subject>
 <classification>KTI-151-2019</classification>
 <identifier type="isbn">3422116243</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>STIKES IKIFA (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA) Digital Library STIKES IKIFA</physicalLocation>
  <shelfLocator>KTI-151-2019</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">KTI-151-2019</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="622" url="https://drive.google.com/file/d/1LkyPEE5SWCp6IeGqRXzQQFOhhYphsRXL/view?usp=sharing" path="/https://drive.google.com/file/d/1LkyPEE5SWCp6IeGqRXzQQFOhhYphsRXL/view?usp=sharing" mimetype="text/uri-list">Gambaran Pengetahuan Swamedikasi Batuk, Flu, dan Demam pada Masyarakat di RW 10 Kampung Sumur Kelurahan Klender Kecamatan Duren Sawit Jakarta Timur Periode April ? Juni 2019</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1490</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-14 14:45:08</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-05-01 14:31:48</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>