<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1501">
 <titleInfo>
  <title>Penetapan Kadar Natrium Benzoat dalam Minuman Ringan Kemasan Gelas yang Beredar Di Wilayah RW 028 ? Sektor V Bekasi Utara Secara Spektrofotometri UV</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mar\'atul Laini Nur Rohmatika</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Lap. KTI</form>
  <extent>73 Hal</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
 Minuman  ringan  adalah  minuman  olahan  dalam  bentuk  bubuk  atau  cair  yang mengandung  bahan  makanan  atau  bahan  tambahan  lainnya  baik  alami  maupun sintetik  yang  dikemas  dalam  kemasan  siap  untuk  dikonsumsi.  Salah  satu  bahan yang  sering  ditambahkan  dalam  minuman  ringan  kemasan  adalah  natrium benzoat.  Natrium  benzoat  sering  digunakan  untuk  mengawetkan  berbagai makanan  dan  minuman,  namun  penggunaannya  tidak  boleh  melebihi  batas  yang telah  ditentukan  oleh  Peraturan  Kepala  Badan  Pengawasan  Obat  dan  Makanan (BPOM)  No.  36  Tahun  2013  dengan  batas  maksimum  yaitu  600  mg/kg.  Tujuan dari  penelitian  ini  adalah  untuk  mengidentifikasi  dan  menentukan  kadar  natrium benzoat  sebagai  bahan  pengawet  dalam  produk  minuman  ringan  kemasan  gelas yang  beredar  wilayah  RW  028  -  Sektor  V  Bekasi  Utara.  Sampel  diambil  dari  10 warung yang beredar di wilayah RW 028  ? Sektor V Bekasi Utara dan didapat 5 sampel  yang  memenuhi  kriteria  dalam  penelitian  ini.  Kriteria  sampel  dalam penelitian  ini  adalah  minuman  ringan  kemasan  gelas  plastik,  minuman  non karbonasi  dan  non  alkohol  dan  dalam  kemasannya  tertera  mengandung  bahan pengawet  natrium  benzoat.  Sampel  diekstraksi  dengan  metode  ektraksi  cair-cair menggunakan  dietil  eter.  Setelah  sampel  diekstraksi  kemudian  dilakukan  uji kualitatif  natrium  benzoat  menggunakan  FeCl3 untuk  mengetahui  apakah  sampel yang  diuji  positif  mengandung  senyawa  natrium  benzoat  atau  negatif  kemudian setelah  sampel  telah  diuji  kualitatif  dilakukan  uji  kuantitatif  natrium  benzoat untuk  mengetahui  jumlah  kadar  yang  terdapat  dalam  sampel  menggunakan metode  spektrofotometri  UV,  sebelum  menentukan  kadar  dilakukan  terlebih dahulu penentuan panjang gelombang maksimal dengan menggunakan larutan seri standar  10  ppm  pada  rentang  panjang  gelombang  200-400  nm  dan  didapat  hasil 224  nm  dengan  absorbansi  0,596.  Hasil  menentukan  panjang  gelombang maksimal didapat kemudian dilakukan penentuan kalibrasi dengan menggunakan larutan  seri  standar  natrium  benzoat  10,  20,  30,  40,  50  ppm  dan  didapat  hasil persamaan regresi linier  y = 0,05x + 0,1363 dengan nilai r2 sebesar 0,9957. Hasil penelitian  menunjukkan  bahwa  secara  kualitatif  seluruh  sampel  minuman  ringan kemasan  gelas  positif  mengandung  pengawet  natrium  benzoat  karena menunjukkan  hasil  endapan  berwarna  coklat  sedangkan  secara  kuantitatif konsentrasi dalam sampel A 63,27 mg/kg, B 266,13 mg/kg, C 25,3 mg/kg, D 50,8 mg/kg,  E  26,88  mg/kg.  Penggunaan  natrium  benzoat  pada  semua  sampel minuman  ringan  kemasan  gelas  tidak  melebihi  ambang  batas  yang  telah ditetapkan Peraturan Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) No. 36 Tahun 2013 dengan batas maksimum yaitu 600 mg/kg.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>natrium benzoat</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>minuman ringan kemasan</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>spektrofometri UV-Vis</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>RW 028 Sektor V</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Bekasi Utara</topic>
 </subject>
 <classification>KTI-162-2019</classification>
 <identifier type="isbn">3422116174</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>STIKES IKIFA (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA) Digital Library STIKES IKIFA</physicalLocation>
  <shelfLocator>KTI-162-2019</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">KTI-162-2019</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="479" url="https://drive.google.com/file/d/1BAOxMduXeQqLaGlsmr6bOBoSucw3DU8z/view?usp=sharing" path="/https://drive.google.com/file/d/1BAOxMduXeQqLaGlsmr6bOBoSucw3DU8z/view?usp=sharing" mimetype="text/uri-list">Penetapan Kadar Natrium Benzoat dalam Minuman Ringan Kemasan Gelas yang Beredar Di Wilayah RW 028 ? Sektor V Bekasi Utara Secara Spektrofotometri UV</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1501</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-14 14:45:08</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-03-30 12:43:40</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>