<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1516">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG SWAMEDIKASI BATUK DI RW 02 KELURAHAN PONDOK BAMBU, KECAMATAN DUREN SAWIT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ika Putri Azijah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Lap. KTI</form>
  <extent>98 Hal</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
Berkembangnya  penyakit  di  era  sekarang  ini  mendorong  masyarakat  untuk  mencari  alternatif    pengobatan    yang    efektif    secara    terapi    tetapi    juga    efisien  dalam    hal    biaya.    Berkenaan  dengan  hal  tersebut,    pengobatan  sendiri  atau swamedikasi menjadi alteniatif yang  diambil  oleh masyarakat. Dalam kebidupan sehari-hari,  banyak penyakit  dan  gangguan  kesehatan dapat dikenali dan diobati secara mandiri baik penderita maupun oleh orang disekitarnya. Batuk merupakan salah satu penyakit yang dapat diatasi dengan melakukan swamedikasi. Mahalnya biaya  konsultasi  dengan  dokter,  biaya  laboratorium  dan  obat-obatan  menjadi faktor  penyebab  swamedikasi  (pengobatan  sendiri)  pada  beberapa  negara berkembang.  Data  faktual  menunjukkan  bahwa  66%  orang  sakit  di  Indonesia melakukan  swamediakasi  sebagai  usaha  pertama  dalam  menanggulangi penyakitnya.  Persentase  tersebut  cenderung  lebih  tinggi  di  bandingkan  44% penduduk  yang  langsung  berobat  jalan  ke  dokter.  Peneliti  bertujuan  untuk  mengetahui  Gambaran  Pengetahuan  Ibu  Tentang  Swamedikasi  Batuk  di  RW  02 Kelurahan  Pondok  Bambu  Kecamatan  Duren  Sawit,  rancangan  dalam  penelitian ini  menggunakan  metode  deskriptif,  Populasi  yang  diambil  dalam  penelitian adalah  semua  ibu  yang  berada  di  lingkungan  RW  02  Kelurahan  Pondok  Bambu Kecamatan  Duren  Sawit  dan  sampel  adalah  ibu  yang  melakukan  swamedikasi batuk.  Metode  pengambilan  sampel  yang    digunakan    adalah  metode  deskriptif pada  penelitian  ini  dan  secara  teknik  simple  random  sampling.  Hasil  penelitian didapat  sebanyak  300  orang  yang  melakukan  swamedikasi  batuk.  Dikelompokan berdasarkan tingkat pengetahuan ibu sebanyak 68 orang (22,67%) berpengetahuan baik,  91  orang  (30,33%)  berpengetahuan  cukup  dan  141  orang  (47%) berpengetahuan  kurang.  Pada  saat  anak,  suami,  sanak  saudara  dan  diri  sendiri menderita batuk, ibu membeli obat di toko obat yaitu sebanyak 123 orang (41%), di  apotek  sebanyak  87  orang  (29%),  di  warung  68  orang  (22,7%)  sedangkan  di apotek  online  sebanyak  22  orang  (7,3%).  Alasan  ibu  melakukan  swamedikasi batuk  yang  paling  banyak  adalah  penyakit  masih  ringan  sebanyak  163  orang (54,3%),  menghemat  biaya  pengobatan  83  orang  (27,7%)  sedangkan  menghemat waktu ada 54 orang (18%).</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Pengetahuan</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Swamedikasi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>batuk</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>tempat pembelian obat</topic>
 </subject>
 <classification>KTI-177-2019</classification>
 <identifier type="isbn">3422116139</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>STIKES IKIFA (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA) Digital Library STIKES IKIFA</physicalLocation>
  <shelfLocator>KTI-177-2019</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">KTI-177-2019</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="442" url="https://drive.google.com/file/d/1n1YTviNsBuRiJqlfz58oBfDcNgszOKRU/view?usp=sharing" path="/https://drive.google.com/file/d/1n1YTviNsBuRiJqlfz58oBfDcNgszOKRU/view?usp=sharing" mimetype="text/uri-list">GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG SWAMEDIKASI BATUK DI RW 02 KELURAHAN PONDOK BAMBU, KECAMATAN DUREN SAWIT</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1516</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-14 14:45:08</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-03-30 09:29:27</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>