<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1528">
 <titleInfo>
  <title>Gambaran Pengetahuan Pasien Masyarakat Tentang Dagusibu (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) Obat di RW 02 Kelurahan Makasar Kecamatan Makasar Jakarta Timur Periode Juli ? Agustus 2019</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Horasita Yemima Rotua</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Lap. KTI</form>
  <extent>70 Hal</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
Sampai saat ini ditengah masyarakat seringkali dijumpai berbagai masalah dalam penggunaan  obat.  Diantaranya  ialah  kurangnya  pemahaman  tentang  penggunaan obat tepat dan rasional, penggunaan obat bebas secara berlebihan, serta kurangnya pemahaman  tentang  cara  menyimpan  dan  membuang  obat  yang  benar. Berdasarkan  Hasil  Riset  Kesehatan  Dasar  2013  menunjukkan  bahwa  dari  35,2% rumah tangga yang menyimpan obat swamedikasi, terdapat obat keras, obat bebas, antibiotika,  obat  tradisional  dan  obat-obat  yang  tidak  teridentifikasi.  Secara Nasional  proporsi  rumah  tangga  yang  menyimpan  obat  keras  35,7%  dan antibiotika  27,8%.  Adanya  obat  keras  dan  antibiotika  untuk  swamedikasi menunjukkan  penggunaan  obat  yang  tidak  rasional. Berbagai  masalah  kesehatan, khususnya  terkait  obat  masih  ditemui  di  masyarakat.  Salah  satu  penyebabnya adalah  kurangnya  kesadaran  masyarakat  akan  obat  dan  sediaan  farmasi  lainnya, diperparah  oleh  adanya  oknum  yang  mengambil  keuntungan  dari  kondisi  ini dengan  menawarkan  berbagai  produk  yang  diklaim  sebagai  produk  kesehatan. Sementara  itu  media  masa  baik  media  elektronik  maupun  media  cetak  belum memberikan  peran  edukasi  untuk  masalah  obat,    yang  ada  justru  banjirnya  iklan obat yang hanya memanfaatkan aspek bisnis tanpa memperhatikan aspek edukasi di  bidang  obat.    Masyarakat  masih  membutuhkan  upaya  lebih  keras  dari  semua pihak untuk dapat memahami obat sebagai komoditi kesehatan yang harus aman, bermanfaat  dan  berkualitas.  Dengan  menerapkan  konsep  Dagusibu,  maka masyarakat  akan  tahu  betapa  pentingnya  pengelolaan  obat  saat  obat  itu  sudah didapatkan  sampai  obat  sudah  tidak  terpakai  lagi.  Tujuan  penelitian  ini  adalah untuk  mengetahui  gambaran  pengetahuan  masyarakat  tentang  cara  mendapatkan, menggunakan,  menyimpan,  membuang  obat  di  wilayah  RW  02  Kelurahan Makasar  Kecamatan  Makasar  Jakarta  Timur.Penelitian  ini  menggunakan  metode deskriptif.  Teknik  pengambilan  sampel  menggunakan  Cluster  Random  Sampling yaitu  dengan  mengambil  20%  dari  jumlah  RT  yang  ada  di  RW  02  Kelurahan Makasar  Kecamatan  Makasar  Jakarta  Timur.  Hasil  penelitian  diperoleh  secara keseluruhan bahwa pengetahuan masyarakat tentang mendapatkan, menggunakan, menyimpan, membuang  obat di RW 02 Kelurahan Makasar Kecamatan  Makasar Jakarta  Timur  Periode  Juli  ?  Agustus  2019  sebanyak  36%  berpengetahuan  baik, sebanyak  44%  berpengetahuan  cukup,  sebanyak  20%  berpengetahuan  kurang. Dari  hasil  tersebut  dapat  disimpulkan  bahwa  responden  memiliki  pengetahuan cukup tentang dagusibu.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Pengetahuan</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Masyarakat</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>DAGUSIBU</topic>
 </subject>
 <classification>KTI-189-2019</classification>
 <identifier type="isbn">3422116137</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>STIKES IKIFA (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA) Digital Library STIKES IKIFA</physicalLocation>
  <shelfLocator>KTI-189-2019</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">KTI-189-2019</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="440" url="https://drive.google.com/file/d/1UYfx0ywy5cltlpuY1OE2eZWCW-Ff9sI3/view?usp=sharing" path="/https://drive.google.com/file/d/1UYfx0ywy5cltlpuY1OE2eZWCW-Ff9sI3/view?usp=sharing" mimetype="text/uri-list">Gambaran Pengetahuan Pasien Masyarakat Tentang Dagusibu (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) Obat di RW 02 Kelurahan Makasar Kecamatan Makasar Jakarta Timur Periode Juli ? Agustus 2019</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1528</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-14 14:45:08</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-03-30 09:27:01</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>