Detail Cantuman
Advanced Search
Lap. KTI
Profil Peresepan Obat Gastritis pada Pasien Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih Periode Januari ? Maret 2019
ABSTRAK
Gastritis atau dikenal dengan sakit maag merupakan peradangan (pembengkakan) dari mukosa lambung. Prevalensi kejadian gastritis di Indonesia cukup tinggi, salah satunya kota Jakarta yaitu sebesar 50% (Depkes RI, 2010). Gastritis merupakan salah satu penyakit peradangan di lambung yang banyak ditemukan di dunia. Kebanyak masyarakat yang mengalami keluhan pada lambung atau gastritis dikarenakan sering mengabaikan pola hidup sehat terutama pola makan yang teratur. Faktor resiko kejadian gastritis diantaranya adalah pola makan yang tidak teratur, kebiasaan minum kopi dan merokok, atau bahkan faktor keturunan. Gastritis juga dapat terjadi karena konsumsi obat AINS, alkohol, stress berat, ataupun infeksi bakteri. Pengobatan gastritis meliputi terapi konservatif dan medikamentosa. Terapi konservatif meliputi perubahan pola hidup, mengatasi stres, tidak merokok, berhenti minum alkohol, atau kopi. Terapi medikamentosa atau terapi farmakologis adalah terapi yang menggunakan obat-obatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Profil Peresepan Obat Gastritis pada Pasien Instalasi Gawat Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih Periode Januari ? Maret 2019.Metode penelitian ini menggunakan metode Simple Random Sampling. Metode ini dilakukan dengan mengambil data acak dari seluruh sampel lembar resep yang mengandung obat gastritis pada pasien Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih Periode Januari ? Maret 2019 sebanyak 310 sampel lembar resep. Hasil dari penelitian yang dilakukan, obat gastritis paling banyak diresepkan pada kelompok usia 46-65 tahun sebanyak 118 lembar resep (38,07%).Peresepan obat gastritis berdasarkan jenis kelamin terbanyak adalah jenis kelamin perempuan sebanyak 202 lembar resep (65,16%). Peresepan obat gastritis berdasarkan nama generik sebanyak 289 R/ dengan nama obat generik terbanyak yaitu Sucralfat sebanyak 90 R/ (31,14%). Peresepan obat gastritis berdasarkan nama dagang sebanyak 131 R/ dengan nama obat dagang terbanyak yaitu Inpepsa sirup sebanyak 33 R/ (25,19%). Golongan obat gastritis yang paling banyak diresepkan yaitu Penghambat Pompa Proton yaitu sebanyak 179 R/ (42,62%). Kombinasi antar golongan obat gastritis terbanyak adalah kombinasi antara Obat Sitoprotektif dengan Penghambat Pompa Proton sebanyak 56 lembar resep (56,57%). Kata kunci : profil peresepan, gastritis, RSIJ Cempaka Putih
Ketersediaan
| KTI-204-2019 | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
KTI-204-2019
|
| Penerbit | : ., 2019 |
| Deskripsi Fisik |
58 Hal
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
3422116150
|
| Klasifikasi |
KTI-204-2019
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






