No image available for this title

Lap. KTI

GAMBARAN KELENGKAPAN RESEP PASIEN UMUM PADA APOTEK X JAKARTA PUSAT PERIODE JANUARI-MARET 2019



ABSTRAK
Resep merupakan sarana komunikasi yang profesional antara dokter, apoteker dan penderita. Tulisan dalam resep obat dikatakan memenuhi persyaratan sesuai peraturan yang berlaku jika memenuhi unsur: inscriptio, signatura, subcriptio, invocatio, praescriptio dan pro. Tetapi permasalahan dalam peresepan masih banyak ditemui diantaranya kurang lengkapnya informasi mengenai pasien, penulisan resep yang tidak jelas atau tidak terbaca, kesalahan penulisan dosis, tidak dicantumkannya aturan pemakaian obat, tidak menuliskan rute pemberian obat, dan tidak mencantumkan tanda tangan atau paraf penulisan resep. Dari hasil uji pendahuluan yang dilakukan di apotek X Jakarta Pusat pada bulan Oktober 2018 didapatkan jumlah resep yang tidak lengkap sebanyak 130 lembar resep dari total resep 146 lembar resep. Resep adalah permintaan tertulis dari dokter, dokter gigi, atau dokter hewan kepada Apoteker, baik dalam bentuk kertas maupun elektronik untuk menyediakan dan menyerahkan sediaan farmasi dan/atau alat kesehatan bagi pasien. Ketidaklengkapan syarat penulisan pada resep dapat menyebabkan kesalahan dalam pemberian obat oleh tenaga kefarmasian kepada pasien sehingga dapat menyebabkan medication error. Apotek merupakan sarana distribusi yang langsung menyalurkan obat kepada masyarakat, dan mempunyai peranan penting dalam pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran ketidaklengkapan resep pasien umum berdasarkan subcriptio, inscriptio, pro, prescriptio, invocatio dan signatura di Apotek X Jakarta Pusat periode Januari-Maret 2019. Jenis penelitian ini deskriptif kuantitatif dengan pengambilan data sekunder yang berasal dari resep pasien umum di Apotek X Jakarta Pusat periode Januari-Maret 2019. Persentase ketidaklengkapan resep berdasarkan lembar resep pada Inscriptio mencapai 68,42%. Persentase ketidaklengkapan resep berdasarkan lembar resep pada Pro mencapai 26,48%. Persentase ketidaklengkapan resep berdasarkan R/(Recipe) pada Invocatio mencapai 0,98%. Persentase ketidaklengkapan resep berdasarkan R/(Recipe) pada Signatura mencapai 0,49%. Persentase ketidaklengkapan resep berdasarkan R/(Recipe) pada Prescriptio mencapai 63,24%. Persentase ketidaklengkapan resep berdasarkan R/(Recipe) pada Subcriptio mencapai 73,47%.


Ketersediaan

KTI-212-2019Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
KTI-212-2019
Penerbit : .,
Deskripsi Fisik
51 Hal
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
3422116171
Klasifikasi
KTI-212-2019
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this