<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1574">
 <titleInfo>
  <title>Gambaran Pengetahuan Pasien BPJS Diabetes Mellitus Tipe II Tentang Penatalaksanaan Diabetes Mellitus di Rawat Jalan  Rumah Sakit PELNI April 2019</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nadia Maghfira Ramadhani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Lap. KTI</form>
  <extent>83 Hal</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK  &#13;
Diabetes mellitus (DM) adalah kelompok penyakit metabolik yang ditandai dengan keadaan  hiperglikemia  dan  terjadi  karena  gangguan  sekresi  insulin,  kerja  dari insulin atau kedua-duanya. Prevalensi penderita DM terus meningkat, baik di dunia, Indonesia  maupun  Rumah  Sakit  PELNI.  Data  rekam  medis  RS  PELNI menunjukkan  DM  tipe  II  menempati  peringkat  pertama  dalam  10  diagnosa terbanyak  di  rawat  jalan.  Prevalensi  DM  yang  terus  meningkat,  secara  tidak langsung akan meningkatkan angka kesakitan dan kematian akibat komplikasi DM seperti penyakit jantung, gagal  ginjal, kebutaan,  aterosklerosis, bahkan  amputasi. Penderita DM harus mengendalikan kadar gula darah agar tidak terjadi komplikasi yang  lebih  lanjut.  Pengendalian  kadar  gula  darah  dapat  dilakukan  dengan penatalaksanaan  DM.  Pencegahan  keparahan  penyakit  berkaitan  dengan pengetahuan pasien tentang penatalaksanaan DM. Pengetahuan penderita tentang penatalaksanaan  DM  merupakan  sarana  yang  dapat  membantu  penderita menjalankan penanganan DM selama hidupnya. Sehingga, semakin baik penderita mengerti  tentang  penatalaksanaan  penyakit,  semakin  mengerti  bagaimana  harus berperilaku dalam penanganan penyakitnya. Survey  pendahuluan  yang dilakukan kepada 30 pasien BPJS DM tipe II di Rawat Jalan Rumah Sakit PELNI didapatkan 53,33%  pasien  kurang,  30%  pasien  cukup,  dan  16,67%  pasien  baik  tentang pengetahuan  penatalaksanaan  DM.  Tujuan  penelitian  ini  untuk  mengetahui gambaran  pengetahuan  pasien  BPJS  DM  tipe  II  tentang  penatalaksanaan  DM  di rawat jalan Rumah Sakit PELNI. Penatalaksanaan DM tipe II dilakukan dengan 4 pilar  berdasarkan  PERKENI  tahun  2015,  antara  lain:  edukasi  yang  di  dalamnya terdapat  perawatan  kaki,  terapi  nutrisi  medis,  jasmani,  dan  terapi  farmakologis. Metode  penelitian  yang  digunakan  yaitu  deskriptif  kuantitatif.  Sampel  penelitian sebanyak  94  pasien  dengan  teknik  nonprobability  purposive  sampling. Pengumpulan  data  menggunakan  instrumen  penelitian  berupa  kuesioner. Rancangan  analisa  data  adalah  analisa  univariat  dengan  menggunakan  Microsoft Excel  2013  dan  SPSS  versi  25.  Hasil  penelitian  menunjukkan  gambaran pengetahuan  pasien  BPJS  DM  tipe  II  tentang  perawatan  kaki  adalah  43  pasien (45,7%) kurang, terapi nutrisi medis adalah 49 pasien (52,1%) baik, jasmani adalah 65 pasien (69,1%) kurang dan terapi farmakologis adalah 61 pasien (64,9%) baik. Simpulan  yang  didapat  bahwa  gambaran  pengetahuan  pasien  BPJS  DM  Tipe  II tentang penatalaksanaan DM di rawat jalan Rumah Sakit PELNI April 2019 adalah 42 pasien (44,68%) cukup.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Pengetahuan</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>penatalaksanaan DM tipe II</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>RS PELNI</topic>
 </subject>
 <classification>KTI-235-2019</classification>
 <identifier type="isbn">3422116200</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>STIKES IKIFA (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA) Digital Library STIKES IKIFA</physicalLocation>
  <shelfLocator>KTI-235-2019</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">KTI-235-2019</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="558" url="https://drive.google.com/file/d/1i4_xwGsVq-0tEOeNcc6X5OZLpEDHeFrE/view?usp=sharing" path="/https://drive.google.com/file/d/1i4_xwGsVq-0tEOeNcc6X5OZLpEDHeFrE/view?usp=sharing" mimetype="text/uri-list">Gambaran Pengetahuan Pasien BPJS Diabetes Mellitus Tipe II Tentang Penatalaksanaan Diabetes Mellitus di Rawat Jalan  Rumah Sakit PELNI April 2019</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1574</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-14 14:45:08</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-04-30 05:09:53</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>