Detail Cantuman
Advanced Search
Lap. KTI
Gambaran Pengetahuan Pasien BPJS Diabetes Mellitus Tipe II Tentang Penatalaksanaan Diabetes Mellitus di Rawat Jalan Rumah Sakit PELNI April 2019
ABSTRAK
Diabetes mellitus (DM) adalah kelompok penyakit metabolik yang ditandai dengan keadaan hiperglikemia dan terjadi karena gangguan sekresi insulin, kerja dari insulin atau kedua-duanya. Prevalensi penderita DM terus meningkat, baik di dunia, Indonesia maupun Rumah Sakit PELNI. Data rekam medis RS PELNI menunjukkan DM tipe II menempati peringkat pertama dalam 10 diagnosa terbanyak di rawat jalan. Prevalensi DM yang terus meningkat, secara tidak langsung akan meningkatkan angka kesakitan dan kematian akibat komplikasi DM seperti penyakit jantung, gagal ginjal, kebutaan, aterosklerosis, bahkan amputasi. Penderita DM harus mengendalikan kadar gula darah agar tidak terjadi komplikasi yang lebih lanjut. Pengendalian kadar gula darah dapat dilakukan dengan penatalaksanaan DM. Pencegahan keparahan penyakit berkaitan dengan pengetahuan pasien tentang penatalaksanaan DM. Pengetahuan penderita tentang penatalaksanaan DM merupakan sarana yang dapat membantu penderita menjalankan penanganan DM selama hidupnya. Sehingga, semakin baik penderita mengerti tentang penatalaksanaan penyakit, semakin mengerti bagaimana harus berperilaku dalam penanganan penyakitnya. Survey pendahuluan yang dilakukan kepada 30 pasien BPJS DM tipe II di Rawat Jalan Rumah Sakit PELNI didapatkan 53,33% pasien kurang, 30% pasien cukup, dan 16,67% pasien baik tentang pengetahuan penatalaksanaan DM. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan pasien BPJS DM tipe II tentang penatalaksanaan DM di rawat jalan Rumah Sakit PELNI. Penatalaksanaan DM tipe II dilakukan dengan 4 pilar berdasarkan PERKENI tahun 2015, antara lain: edukasi yang di dalamnya terdapat perawatan kaki, terapi nutrisi medis, jasmani, dan terapi farmakologis. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian sebanyak 94 pasien dengan teknik nonprobability purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner. Rancangan analisa data adalah analisa univariat dengan menggunakan Microsoft Excel 2013 dan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan gambaran pengetahuan pasien BPJS DM tipe II tentang perawatan kaki adalah 43 pasien (45,7%) kurang, terapi nutrisi medis adalah 49 pasien (52,1%) baik, jasmani adalah 65 pasien (69,1%) kurang dan terapi farmakologis adalah 61 pasien (64,9%) baik. Simpulan yang didapat bahwa gambaran pengetahuan pasien BPJS DM Tipe II tentang penatalaksanaan DM di rawat jalan Rumah Sakit PELNI April 2019 adalah 42 pasien (44,68%) cukup.
Ketersediaan
| KTI-235-2019 | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
KTI-235-2019
|
| Penerbit | : ., 2019 |
| Deskripsi Fisik |
83 Hal
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
3422116200
|
| Klasifikasi |
KTI-235-2019
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






