<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1576">
 <titleInfo>
  <title>Identifikasi Kandungan Flavonoid yang Terdapat Pada Ekstrak Metanol Daun Bintaro (Cerbera Manghas) Secara Kualitatif</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nastiti Dwi Winahyu</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Lap. KTI</form>
  <extent>54 Hal</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK Salah  satu  tanaman  yang  banyak  dan  mudah  ditemui  yaitu  tanaman Bintaro(Cerbera  Manghas).  Habitat  aslinya  adalah  daerah  pantai  dan  hutan mangrove (bakau).  Dari sekian banyak jenis tanaman  yang tumbuh di  Indonesia, tanaman  bintaro  adalah  salah  satu  tanaman  yang  menarik  untuk  diteliti.  Bintaro termasuk  tanaman  genus  cerbera  dari  family  Apocynaceae.  Bintaro  adalah tumbuhan (pohon) bernama latin (Cerbera manghas) Namun kini Bintaro banyak ditanam  sebagai  pohon  penghijauan  penyerap  karbondioksida..Tanaman  Bintaro tersebar luas di kawasan tropis indo fasifik termasuk Indonesia.  Bintaro Beracun Tapi Mengandung Biofuel. Hampir seluruh bagian tanaman Bintaro mengandung racun  cerberin.  Berdasarkan  penelitian  yang  telah  dilakukan  hasil  skrinning Fitokimia ekstrak metanol daun bintaro mengandung  Flavonoid, saponin, tannin, dan  sterol. Ekstrak methanol daun bintaro memiliki kandungan kimia yang dapat berguna  sebagai  anti  kanker  payudara  dan  ovarium.  Selain  itu,  bermanfaat  juga sebagai  obat  pencahar.  Flavonoid  serupa  dengan  antioksidan,  yang  memiliki beragam  manfaat  untuk  tubuh,  seperti  dapat  memperbaiki  sel  yang  rusak  akibat radikal  bebas.  Flavonoid  adalah  senyawa  yang  terdiridari  15  atom  karbon  yang umumnya tersebar di dunia tumbuhan. Lebih dari 2000 flavonoid yang berasal dari tumbuhan  telah  diidentifikasi,  Suplemen  flavonoid  juga  diduga  bisa  mengurangi risiko  kanker,  hipertensi,  dan  diabetes.  Ada  dua  macam  metode  ekstraksi  pada pengambilan  senyawa  berkhasiat  yang  terdapat  pada  simplisia  dengan menggunakan  pelarut  yaitu  cara  panas  dan  cara  dingin.  Metode  perkolasi merupakan  salah  satu  metode  penarikan  yang  dapat  menarik  senyawa  flavonoid  yang  terdapat  pada  simplisia  daun  Bintaro(Cerbera  Manghas).  Penelitian dilaksanakan  di  laboratorium  Fitokimia  Akademi  Farmasi  IKIFA  dimulai  pada Maret 2019 sampai Agustus 2019 Penelitian dilakukan dengan cara mengekstraksi simplisia daun bintaro(Cerbera Manghas) secara perkolasi untuk kemudian dilihat bercak  noda  pada  kromatografi  lapis  tipis  di  bawah  sinar  UV.  hasil  peneltian menunjukkan  bahwa  nilai  rendemen  ekstrak  perkolasi  41%  dan  nilai  Rf    0.85. Berdasarkan  perhitungan  Rf  diduga  mengandung  kuersetin  namun  warna  yang dihasilkan dibawah sinar UV berbeda antara sampel dengan baku pembanding.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>metode ekstraksi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>cerbera manghas</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>flavonoid</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ekstrak metanol</topic>
 </subject>
 <classification>KTI-237-2019</classification>
 <identifier type="isbn">3422116203</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>STIKES IKIFA (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA) Digital Library STIKES IKIFA</physicalLocation>
  <shelfLocator>KTI-237-2019</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">KTI-237-2019</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="660" url="https://drive.google.com/file/d/1ZEiLsmvA3JoZ3yVCLi4lxL7pAqUVKsOj/view?usp=sharing" path="/https://drive.google.com/file/d/1ZEiLsmvA3JoZ3yVCLi4lxL7pAqUVKsOj/view?usp=sharing" mimetype="text/uri-list">Identifikasi Kandungan Flavonoid yang Terdapat Pada Ekstrak Metanol Daun Bintaro (Cerbera Manghas) Secara Kualitatif</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1576</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-14 14:45:08</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-05-05 04:35:22</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>