<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1587">
 <titleInfo>
  <title>Gambaran Pengetahuan Pasien terhadap Swamedikasi di Apotek Mitrasana Bekasi Utara Bulan Juli Tahun 2019</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Riza Nurkholifah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Lap. KTI</form>
  <extent>61 Hal</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
Hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) tahun 2014 menunjukkan bahwa  presentase  penduduk  yang  melakukan  swamedikasi  /  pengobatan  diri sendiri  akibat  keluhan  kesehatan  yang  dialami  sebesar  61,05%.  Hal  ini menunjukkan  bahwa  perilaku  swamedikasi  di  Indonesia  masih  cukup  besar. Banyaknya  masyarakat  yang  melakukan  swamedikasi  dikarenakan  adanya informasi  mengenai  iklan  obat  bebas  dan  obat  bebas  terbatas.  Obat-obatan  yang dijual  di  pasaran  memudahkan  seseorang  melakukan  swamedikasi  terhadap keluhan  penyakitnya  karena  relatif  lebih  cepat,  hemat  biaya,  dan  praktis  tanpa perlu periksa ke dokter. Sampai saat ini di tengah masyarakat seringkali dijumpai berbagai  masalah  dalam  penggunaan  obat.  Diantaranya  ialah  kurangnya pemahaman  tentang  penggunaan obat  tepat  dan  rasional,  penggunaan obat  bebas secara  berlebihan,  serta  kurangnya  pemahaman  tentang  cara  menyimpan  dan membuang  obat  dengan  benar.  Sedangkan  tenaga  kesehatan  masih  dirasakan kurang  memberi  informasi  yang  lengkap  tentang  penggunaan  obat.  Berdasarkan survei  pendahuluan  dengan  melakukan  wawancara  kepada  10  orang  yang melakukan upaya swamedikasi di Apotek Mitrasana Bekasi Utara didapatkan hasil dimana  9  orang  (90%)  memilih  obat  sesuai  dengan  keluhan  penyakitnya  dan  1 orang  (10%)  tidak  sesuai  dengan  keluhan  penyakitnya  dikarenakan  mengikuti saran  dari  teman  yang  sudah  pernah  menggunakan  obat  tersebut  padahal  sudah jelas  tertera  pada  kemasan  obat  tersebut  tidak  ada  indikasi  untuk  mengobati penyakit  yang  dikeluhkan  pasien  tersebut.  Tujuan  penelitian  adalah  untuk mengetahui  gambaran  pengetahuan  pasien  tentang  swamedikasi  yang  baik  dan benar. Metode penelitian merupakan penelitian non eksperimental. Jenis penelitian bersifat  deskriptif.  Populasi  dalam  penelitian  merupakan  pasien  yang  berupaya melakukan  swamedikasi  di  Apotek  Mitrasana  Bekasi  Utara.  Teknik  dalam pengambilan  sampel  ini  menggunakan  accidental  sampling.  Accidental  sampling dengan  perhitungan  menggunakan  rumus  yamane  didapatkan  hasil  300  sampel yang  akan  diambil.  Hasil  penelitian  ini  menunjukkan  bahwa  pengetahuan  pasien terhadap  swamedikasi  yang  dilakukan  di  Apotek  Mitrasana  Bekasi  Utara  adalah baik  sebanyak  97  orang  (32%),  cukup  sebanyak  140  orang  (47%),  kurang  63 orang  (21%).  Kesimpulan  dari  hasil  penelitian  pengetahuan  pasien  terhadap swamedikasi di Apotek Mitrasana Bekasi Utara adalah Cukup (47%).</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Swamedikasi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>pengetahua</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>apotek mitrasana bekasi utara</topic>
 </subject>
 <classification>KTI-248-2019</classification>
 <identifier type="isbn">3422116273</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>STIKES IKIFA (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA) Digital Library STIKES IKIFA</physicalLocation>
  <shelfLocator>KTI-248-2019</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">KTI-248-2019</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="672" url="https://drive.google.com/file/d/1hKgwd-dmpN2xyXL7Zso-7WvFYeHhg3bH/view?usp=sharing" path="/https://drive.google.com/file/d/1hKgwd-dmpN2xyXL7Zso-7WvFYeHhg3bH/view?usp=sharing" mimetype="text/uri-list">Gambaran Pengetahuan Pasien terhadap Swamedikasi di Apotek Mitrasana Bekasi Utara Bulan Juli Tahun 2019</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1587</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-14 14:45:08</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-05-05 04:44:13</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>