<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1588">
 <titleInfo>
  <title>Gambaran Pengetahuan Orang Tua Mengenai Penyakit Kecacingan pada Anak di SDN 14 Duren Sawit Jakarta Timur Bulan April 2019</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rizka Ayu Putri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Lap. KTI</form>
  <extent>68 Hal</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
Salah satu penyakit yang sering menyerang anak-anak saat ini adalah infeksi cacingan. Infeksi kecacingan yang disebabkan oleh Soil Transmitted Helminths (STH) merupakan  masalah  kesehatan  masyarakat  Indonesia.  Infeksi  kecacingan  tergolong penyakit  infeksi  yang  kurang  diperhatikan  dan  penyakitnya  bersifat  kronis  tanpa menimbulkan  gejala  klinis  yang  jelas  dan  dampak  yang  ditimbulkannya  baru  terlihat dalam  jangka  panjang  seperti  kekurangan  gizi,  gangguan  tumbuh  kembang  dan gangguan  kognitif  pada  anak.  Infeksi  cacingan  merupakan  salah  satu  penyakit  yang paling  umum  tersebar  dan  menjangkiti  lebih  dari  1,5  miliar  orang  atau  24%  dari populasi  dunia.  Prevalensi  tertinggi  ditemukan  di  negara-negara  berkembang  seperti Indonesia,  angka  kecacingan  di  Indonesia  tahun  2013  adalah  28%.,  Hasil  studi pendahuluan yang dilakukan pada orang tua atau wali murid di SDN 14 Jakarta Timur pada  bulan  Januari  2019,  dengan  menyebarkan  kuesioner  dengan  30  responden didapatkan hasil dimana 24 orang (80%)  pernah mengalami kecacingan pada anaknya dan  6  orang  (20%)  tidak  pernah  mengalami  kecacingan  pada  anaknya.  Kemudian untuk  pengetahuan  mengenai  kecacingan  didapatkan  hasil  dimana  9  orang  (30%) berpengetahuan  baik,  4  orang  (13%)  berpengetahuan  cukup  dan  17  orang  (57%) pengetahuan  orang  tua  mengenai  penyakit  kecacingan  kurang  tentang  penyebab, gejala, bahaya, pencegahan dan pengobatan kecacingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  Gambaran  Pengetahuan  Orang  Tua  mengenai  Penyakit  Kecacingan  pada Anak di SDN 14 Duren Sawit Jakarta Timur Bulan April. Metode Penelitian ini yaitu deskriptif  yang  dilaksanakan  dari  bulan  Januari  ?  Agustus  2019.  Populasi  dalam penelitian  ini  adalah  orang  tua  murid  kelas  III-A,  III-B,  IV-A,  IV-B,  V-A  dan  V-B SDN  14  Duren  Sawit  Jakarta  Timur  dengan  jumlah  sampel  106  responden menggunakan teknik Stratified Random Sampling, sesuai dengan kriteria inklusi yang telah ditentukan. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa pengetahuan mengenai penyebab kecacingan adalah baik yaitu 67 responden (63,2%), pengetahuan mengenai gejala  kecacingan  berpengatahuan  cukup  yaitu  82  responden  (76,4%),  mengenai bahaya  kecacingan  berpengetahuan  cukup  yaitu  62  responden  (58,5%),  mengenai pencegahan  kecacingan  berpengetahuan  cukup  yaitu  yaitu  79  responden  (74,5%), mengenai pengobatan kecacingan berpengetahuan cukup yaitu 74 responden (69,8%). Kesimpulan  dari  keseluruhan  penelitian  menyatakan  bahwa  orang  tua  murid  SDN  14 Duren Sawit Jakarta Timur memiliki pengetahuan yang cukup sebanyak 45 responden (42,5%).</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Pengetahuan</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>penyebab</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>kecacingan</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>orang tua</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>gejala</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>bahaya</topic>
 </subject>
 <classification>KTI-249-2019</classification>
 <identifier type="isbn">3422116274</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>STIKES IKIFA (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA) Digital Library STIKES IKIFA</physicalLocation>
  <shelfLocator>KTI-249-2019</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">KTI-249-2019</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="673" url="https://drive.google.com/file/d/1PNMwX20FQEbiKa1_lN7I_sjvkhihax5g/view?usp=sharing" path="/https://drive.google.com/file/d/1PNMwX20FQEbiKa1_lN7I_sjvkhihax5g/view?usp=sharing" mimetype="text/uri-list">Gambaran Pengetahuan Orang Tua Mengenai Penyakit Kecacingan pada Anak di SDN 14 Duren Sawit Jakarta Timur Bulan April 2019</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1588</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-14 14:45:08</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-05-05 04:45:21</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>