No image available for this title

Lap. KTI

Gambaran Kelengkapan Administratif Resep Rawat Jalan di RSUD Ciracas Periode Oktober ? Desember 2018



ABSTRAK Kesalahan pemberian obat dapat terjadi pada semua tahap mulai dari penulisan resep, penyiapan, dan pemberian obat. Hasil penelitian di RSD HM Ryacudu Kotabumi menunjukkan bahwa 58,5% medication error terjadi pada bagian inscriptio (bagian yang memuat identitas dokter dan tanggal resep) dan 81,9% pada bagian pro (bagian yang memuat identitas pasien). Tingginya persentase kejadian medication error pada bagian ini menunjukkan pentingnya peran kelengkapan administrasi dalam suatu resep. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kelengkapan administrasi resep rawat jalan di RSUD Ciracas. Parameter yang digunakan adalah Peraturan Menteri Kesehatan No 72 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara total sampling, dan hasilnya diperoleh 5564 lembar resep. Pengambilan data dilakukan secara retrospektif, yaitu dengan mengamati seluruh resep rawat jalan yang masuk di Instalasi Farmasi RSUD Ciracas selama Oktober ? Desember 2018. Penelitian dilakukan di Instalasi Farmasi RSUD Ciracas. Dilakukan skrining administratif terhadap sampel dengan mengisi lembar observasi ketidaklengkapan resep. Data yang diperoleh dikumpulkan dan disajikan secara deskriptif dalam bentuk persentase. Hasilnya diperoleh 1341 lembar resep poli dalam, 1958 lembar resep poli umum, 1276 lembar resep poli anak, 244 lembar resep poli gigi, 238 lembar resep poli paru, dan 507 lembar resep poli obgyn. Aspek ketidaklengkapan resep yang terbesar dari setiap poli adalah tinggi badan pasien. Tidak ada satupun resep rawat jalan yang mencantumkan tinggi badan pasien dalam resepnya. Aspek ketidaklengkapan resep terbesar kedua adalah berat badan pasien. Aspek kelengkapan resep yang selalu ada pada tiap lembar resepnya adalah alamat dokter penulis resep. Penelitian menyimpulkan bahwa 100% resep rawat jalan belum memenuhi kelengkapan administrasi menurut Peraturan Menteri Kesehatan No 72 tahun 2016. Persentase ketidaklengkapan pada aspek nama pasien 0,47%, umur pasien 17,27%, jenis kelamin 61,36%, berat badan pasien 96,51%, tinggi badan pasien 100%, nama dokter 37,63%, nomor ijin dokter 60,21%, alamat dokter 0%, paraf dokter 30,10%, tanggal resep 38,82%, ruangan/ unit asal resep 44,32%.


Ketersediaan

KTI-260-2019Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
KTI-260-2019
Penerbit : .,
Deskripsi Fisik
63 Hal
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
3422116263
Klasifikasi
KTI-260-2019
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this