<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1603">
 <titleInfo>
  <title>Gambaran Pengetahuan Tentang Bahaya Rokok Elektrik pada Pengguna Rokok Elektrik di Toko ?VAPENOID? di Bekasi Bulan Juni  2019</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Radin Rizki Senoadji</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Lap. KTI</form>
  <extent>71 Hal</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK Di tahun 2013 Indonesia merupakan negara dengan jumlah perokok terbesar ke-3 di  dunia.  World  Health  Organization  (WHO)  terus  mendorong  masyarakat  agar berhenti  merokok  untuk  mengurangi  bahaya  tembakau  dengan  berbagai  metode, salah  satunya  adalah  menggunakan  NRT  atau  Nicotine  Replacement  Therapy (terapi  pengganti  nikotin).  Terdapat  beberapa  macam  NRT,  salah  satunya  yaitu electronic  cigarette  atau  rokok  elektrik.  Kehadiran  rokok  elektronik  yang membuat  rasa  penasaran  dan  rasa  ingin  tahu  lebih  jauh  menyebabkan  banyak kalangan muda bahkan  anak-anak  yang  mencoba  coba menggunakan rokok jenis ini.  Begitu  juga  di  kalangan  perokok,  banyak  yang  mencoba  beralih  ke  rokok elektronik karena dianggap lebih aman dan lebih stylish tanpa mengurangi sensasi merokok  seperti  rokok  konvensional.  Beberapa  pihak  menganggap  rokok elektronik  merupakan  inovasi  kesehatan  untuk  membantu  mengurangi ketergantungan dan sebagai alat berhenti merokok. Karera itu dilakukan penelitian ini  untuk  mengetahui  gambaran  pengetahuan  tentang  bahaya  rokok  elektrik  pada para  pengguna  rokok  elektrik  ditoko  ?VAPENOID?  di  daerah  Bekasi.  Rumusan masalah  dalam  penelitian  ini  adalah,  bagaimana  gambaran  pengetahuan  tentang bahaya  rokok  elektrik.  Tujuan  penelitian  ini  adalah  mengetahui  gambaran pengetahuan tentang bahaya rokok elektrik pada para pengguna rokok elektrik di toko  ?VAPENOID? di  daerah  Bekasi. Metode  yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif yang tujuan utamanya untuk membuat gambaran atau deskripsi  pengetahuan  tentang  suatu  keadaan  secara  objektif.  Hasil  yang  didapat dari  283  responden  dalam  penelitian  ini  sebanyak  76  orang  (27%)  dari  total sampel memiliki pengetahuan yang baik tentang bahaya rokok elektrik. Sejumlah 113  orang  (40%)  dari  total  sampel  memiliki  pengetahuan  yang  cukup  tentang bahaya rokok elektrik. Walaupun dari 113 responden memiliki pengetahuan yang cukup,  masih  ada  responden  yang  salah  dalam  menjawab  pertanyaan  yang diberikan, 14 pertaanyaan yang diberikan dapat dijawab &gt; 50% responden dengan benar  sedangkan  6  pertanyaan  lain  yang  diberikan  dijawab  salah  &gt;  50% responden.  Sedangkan  94  orang  (33%)  sisanya  memiliki  pengetahuan  yang kurang  tentang  bahaya  rokok,  dari  20  pertanyaan  yang  diberikan  masih  terdapat 11  pertanyaan  yang  dapat  dijawab  dengan  benar  oleh  &gt;  50%  responden  dan  9 pertanyaan  lainnya  tidak  dapat  dijawab  dengan  benar  oleh  &gt;  50%  responden. Sehingga dapat disimpulkan dari 283 responden tersebut paling banyak memiliki pengetahuan yang cukup tentang bahaya rokok elektrik.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>rokok elektrik</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>deskriptif</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>rokok konvensional</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>nicotine replacement therapy</topic>
 </subject>
 <classification>KTI-264-2019</classification>
 <identifier type="isbn">3422116247</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>STIKES IKIFA (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA) Digital Library STIKES IKIFA</physicalLocation>
  <shelfLocator>KTI-264-2019</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">KTI-264-2019</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="688" url="https://drive.google.com/file/d/1AC7KueZAoI4RpHpcOepAIN-2O4sBr6RB/view?usp=sharing" path="/https://drive.google.com/file/d/1AC7KueZAoI4RpHpcOepAIN-2O4sBr6RB/view?usp=sharing" mimetype="text/uri-list">Gambaran Pengetahuan Tentang Bahaya Rokok Elektrik pada Pengguna Rokok Elektrik di Toko ?VAPENOID? di Bekasi Bulan Juni  2019</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1603</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-14 14:45:08</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-05-05 05:10:03</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>