<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1605">
 <titleInfo>
  <title>PEMERIKSAAN MPN COLIFORM PADA JAJANAN MINUMAN ES SELASIH DI PERUMAHAN GRAND PONDOK UNGU KOTA BEKASI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rahma Dewi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Lap. KTI</form>
  <extent>90 Hal</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK Minuman  es  selasih  terdiri  dari  biji  selasih,  air,  pemanis  (sirup/gula),  pewarna merah,  selasih,  agar-agar,  cincau  hitam  dan  es  batu.  Peneliti  hanya  meneliti campuran  biji  selasih,  air  sirup  dan  es  batu.  Kebanyakan  bahan  makanan merupakan  media  yang  baik  bagi  pertumbuhan  banyak  macam  mikroorganisme. Pada  keadaan  fisik  yang  menguntungkan,  terutama  pada  kisaran  suhu  7?  -  60?C organisme  akan  tumbuh  dan  menyebabkan  terjadinya  perubahan  dalam  hal penampilan,  rasa,  bau,  serta  sifat-sifat  lain  pada  bahan  makanan.  Bakteri Escherichia  coli  merupakan  mikroorganisme  indikator  yang  dipakai  di  dalam analisis  air  untuk  menguji  adanya  pencemaran  oleh  tinja,  tetapi  untuk  media penyebarannya  tidak  selalu  melalui  air,  melainkan  melalui  kegiatan  tangan  ke mulut atau dengan pemindahan pasif melalui makanan atau minuman. Pada tahun 2017, berdasarkan data dari Direktorat Kesehatan Lingkungan dan  Public Health Emergency  Operation  Center  (PHEOC)  Kementrian  Kesehatan  (Kemenkes) mencatat KLB keracunan pangan berjumlah 163 kejadian, KLB keracunan pangan termasuk  urutan  ke-2  dari  laporan  KLB  yang  masuk  ke  PHEOC  (Public  Health Emergency  Operation  Center),  nomor  dua  setelah  KLB  difteri.  KLB  keracunan pangan  masih  banyak  terjadi  di  pulau  Jawa,  5  provinsi  dengan  KLB  keracunan pangan  tertinggi  pada  tahun  2017  adalah  Jawa  Barat  sebanyak  25  kejadian keracunan  pangan,  Jawa  Tengah  17  kejadian,  Jawa  Timur  14  kejadian,  Bali  13 kejadian,  NTB  12  kejadian  keracunan  pangan.  Ditinjau  dari  segi  etiologi penyebab  KLB  Keracunan  Pangan  tahun  2017  adalah  mikrobiologi  sebanyak  31 kejadian (58,49%), kimia sebanyak 7 kejadian (13,21%), tidak diketahui sebanyak 15  kejadian  (28,30%).  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  ada  atau tidaknya  cemaran  bakteri  Coliform  pada  jajanan  minuman  es  selasih  di Perumahan  Grand  Pondok  Ungu  Kota  Bekasi  dengan  metode  Most  Probable Number. Metode  yang digunakan  yaitu MPN  Coliform seri 3 tabung  yang terdiri dari  3  tahap  pengujian,  yaitu  uji  penduga,  uji  konfirmasi  dan  uji  pelengkap. Sampel pada penelitian ini adalah 5 tempat penjualan, yang terdiri dari minuman selasih  dengan  es  batu  dan  tanpa  es  batu  (total  sampel  5x2  =  10  sampel). Berdasarkan  standar  peraturan  MPN  Coliform  yang  sudah  ditetapkan  SNI 7388:2009  maupun  Peraturan  Kepala  Badan  POM  RI  No.  HK.00.06.1.52.4011 tentang  persyaratan  mutu  cemaran  mikroba  Coliform  pada  minuman  tidak berkarbonat berperisa yaitu maksimum 20 APM/mL. Semua sampel minuman es selasih mengandung bakteri coliform dan nilai yang didapat melebihi persyaratan mutu cemaran mikroba coliform, yaitu 1100 APM/mL sampai &gt;1100 APM/mL.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>most probable number colifrom</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>minuman es selasih</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>es batu</topic>
 </subject>
 <classification>KTI-266-2019</classification>
 <identifier type="isbn">3422116250</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>STIKES IKIFA (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA) Digital Library STIKES IKIFA</physicalLocation>
  <shelfLocator>KTI-266-2019</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">KTI-266-2019</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="690" url="https://drive.google.com/file/d/1YkeDUtThEVC6EFUJfdq9QwpvXqMW8dFL/view?usp=sharing" path="/https://drive.google.com/file/d/1YkeDUtThEVC6EFUJfdq9QwpvXqMW8dFL/view?usp=sharing" mimetype="text/uri-list">PEMERIKSAAN MPN COLIFORM PADA JAJANAN MINUMAN ES SELASIH DI PERUMAHAN GRAND PONDOK UNGU KOTA BEKASI</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1605</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-14 14:45:08</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-05-05 05:12:20</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>