No image available for this title

Lap. KTI

PEMERIKSAAN MPN COLIFORM PADA JAJANAN MINUMAN ES SELASIH DI PERUMAHAN GRAND PONDOK UNGU KOTA BEKASI



ABSTRAK Minuman es selasih terdiri dari biji selasih, air, pemanis (sirup/gula), pewarna merah, selasih, agar-agar, cincau hitam dan es batu. Peneliti hanya meneliti campuran biji selasih, air sirup dan es batu. Kebanyakan bahan makanan merupakan media yang baik bagi pertumbuhan banyak macam mikroorganisme. Pada keadaan fisik yang menguntungkan, terutama pada kisaran suhu 7? - 60?C organisme akan tumbuh dan menyebabkan terjadinya perubahan dalam hal penampilan, rasa, bau, serta sifat-sifat lain pada bahan makanan. Bakteri Escherichia coli merupakan mikroorganisme indikator yang dipakai di dalam analisis air untuk menguji adanya pencemaran oleh tinja, tetapi untuk media penyebarannya tidak selalu melalui air, melainkan melalui kegiatan tangan ke mulut atau dengan pemindahan pasif melalui makanan atau minuman. Pada tahun 2017, berdasarkan data dari Direktorat Kesehatan Lingkungan dan Public Health Emergency Operation Center (PHEOC) Kementrian Kesehatan (Kemenkes) mencatat KLB keracunan pangan berjumlah 163 kejadian, KLB keracunan pangan termasuk urutan ke-2 dari laporan KLB yang masuk ke PHEOC (Public Health Emergency Operation Center), nomor dua setelah KLB difteri. KLB keracunan pangan masih banyak terjadi di pulau Jawa, 5 provinsi dengan KLB keracunan pangan tertinggi pada tahun 2017 adalah Jawa Barat sebanyak 25 kejadian keracunan pangan, Jawa Tengah 17 kejadian, Jawa Timur 14 kejadian, Bali 13 kejadian, NTB 12 kejadian keracunan pangan. Ditinjau dari segi etiologi penyebab KLB Keracunan Pangan tahun 2017 adalah mikrobiologi sebanyak 31 kejadian (58,49%), kimia sebanyak 7 kejadian (13,21%), tidak diketahui sebanyak 15 kejadian (28,30%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya cemaran bakteri Coliform pada jajanan minuman es selasih di Perumahan Grand Pondok Ungu Kota Bekasi dengan metode Most Probable Number. Metode yang digunakan yaitu MPN Coliform seri 3 tabung yang terdiri dari 3 tahap pengujian, yaitu uji penduga, uji konfirmasi dan uji pelengkap. Sampel pada penelitian ini adalah 5 tempat penjualan, yang terdiri dari minuman selasih dengan es batu dan tanpa es batu (total sampel 5x2 = 10 sampel). Berdasarkan standar peraturan MPN Coliform yang sudah ditetapkan SNI 7388:2009 maupun Peraturan Kepala Badan POM RI No. HK.00.06.1.52.4011 tentang persyaratan mutu cemaran mikroba Coliform pada minuman tidak berkarbonat berperisa yaitu maksimum 20 APM/mL. Semua sampel minuman es selasih mengandung bakteri coliform dan nilai yang didapat melebihi persyaratan mutu cemaran mikroba coliform, yaitu 1100 APM/mL sampai >1100 APM/mL.


Ketersediaan

KTI-266-2019Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
KTI-266-2019
Penerbit : .,
Deskripsi Fisik
90 Hal
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
3422116250
Klasifikasi
KTI-266-2019
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this