<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1607">
 <titleInfo>
  <title>Profil Peresepan Obat Hipertensi di Poli Jantung  BPJS Rumah Sakit Umum  Daerah Tarakan Periode Januari sampai Maret 2019</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rahma Yesi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Lap. KTI</form>
  <extent>54 Hal</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK Penyakit  degeneratif  adalah  penyakit  yang  menyebabkan  terjadinya  kerusakan atau  penghancuran  terhadap  jaringan  atau  organ  tubuh.  Salah  satu  klasifikasi penyakit  degeneratif  adalah  hipertensi.  Hipertensi  atau  tekanan  darah  tinggi adalah  kondisi  kronis  ketika  tekanan  darah  pada  dinding  arteri  (pembuluh  darah bersih)  meningkat.  Kondisi  ini  dikenal  sebagai  ?pembunuh  diam-diam?  karena jarang memiliki gejala yang jelas. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) pada  tahun  2013  menunjukkan  bahwa  penderita  hipertensi  yang  berusia  18  tahun mencapai   25,8%   dari   jumlah   keseluruhan   penduduk   Indonesia.   Dari   angka tersebut,  penderita  hipertensi  perempuan  lebih  banyak  6%  dibanding  laki-laki. Sementara  itu  yang  terdiagnosis  oleh  tenaga  kesehatan  hanya  mencapai  sekitar 9,4%. Hal ini berarti masih banyak penderita hipertensi yang tidak terjangkau dan terdiagnosis   oleh   tenaga   kesehatan   serta   tidak   menjalani   pengobatan   sesuai anjuran tenaga kesehatan. Hal tersebut menyebabkan hipertensi menjadi penyebab kematian  tertinggi  di  Indonesia.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  profil peresepan  obat  hipertensi  di  Poli  Jantung  BPJS  Rumah  sakit  Umum  Daerah Tarakan  periode  Januari  sampai  Maret  2019.  Metode  penelitian  yang  digunakan adalah  deskriptif.  Penelitian  dilakukan  dengan  mengumpulkan  lembar  resep  yang mengandung  obat  hipertensi  berdasarkan  zat  aktif  kemudian  dihitung  jumlah  dan persentasenya.  Berdasarkan  hasil  penelitian  mengenai  profil  peresepan  obat hipertensi  di  Poli  Jantung  BPJS  Rumah  Sakit  Umum  Daerah  Tarakan  periode Januari  sampai  Maret  2019,  diperoleh  kesimpulan  bahwa  peresepan  penggunaan obat  hipertensi  berdasarkan  zat  aktif  dengan  persentase  5  terbesar  terdiri  dari Bisoprolol   35.090   tablet   (37,29%),   Candesartan   21.870   tablet   (23,24%), Amlodipin  11.625  tablet  (12,35%),  Ramipril  9.788  tablet  (10,40%),  Valsartan 3.690  tablet  (3,92%).  Penggunaan  obat  Bisoprolol  1,25  mg  pada  bulan  Januari 180  tablet  (32,43%),  Februari  135  tablet  (24,32%),  Maret  240  tablet  (43,24%). Penggunaan  obat  Bisoprolol  2,5  mg  pada  bulan  Januari  8.340  tablet  (32,74%), Februari  8.340  tablet  (32,74%),  Maret  8970  tablet  (35,21%).  Penggunaan  obat Bisoprolol  5  mg  pada  bulan  Januari  3.180  tablet  (35,07%),  Februari  2.720  tablet (30,00%), Maret  3.165  tablet  (34,91%). Penggunaan  obat Candesartan  8 mg pada bulan Januari 2.100 tablet  (31,31%), Februari 1.815 tablet (27,06%), Maret  2.790 tablet  (41,61%),  penggunaan  obat  Candesartan  16  mg  pada  bulan  Januari  5.115 tablet  (33,72%),  Februari  4.500  tablet  (29,67%),  Maret  5.550  tablet  (36,59%). Penggunaan  obat  Amlodipin  5  mg  pada  bulan  Januari  2.070  tablet  (35,65%), Februari  1.755  tablet  (30,23%),  Maret  1.980  tablet  (34,10%).  Penggunaan  obat Amlodipin 10 mg pada bulan Januari 2.100 tablet (36,08%), Februari 1.560 tablet (26,80%),  Maret  2.160  tablet  (37,11%).  Penggunaan  obat  Ramipril  5  mg  pada bulan Januari 2.123 tablet (21,68%), Februari 3.060 tablet (31,26%), Maret 4.605 tablet (47,04%). Penggunaan obat Valsartan 80 mg pada bulan Januari 120 tablet  (14,28%),  Februari  360  tablet  (42,85%),  Maret  360  tablet  (42,85%).  Penggunaan obat  Valsartan  160  mg  pada  bulan  Januari  270  tablet  (9,47%),  Februari  1.110 tablet (38,94%), Maret 1.470 tablet (51,57%).</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Obat Hipertensi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>lembar resep</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>poli jantung BPJS RSUD Tarakan</topic>
 </subject>
 <classification>KTI-268-2019</classification>
 <identifier type="isbn">3422116251</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>STIKES IKIFA (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA) Digital Library STIKES IKIFA</physicalLocation>
  <shelfLocator>KTI-268-2019</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">KTI-268-2019</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="692" url="https://drive.google.com/file/d/1WxKep08nfrnstYNBnvAiU3ygsxbnmHdF/view?usp=sharing" path="/https://drive.google.com/file/d/1WxKep08nfrnstYNBnvAiU3ygsxbnmHdF/view?usp=sharing" mimetype="text/uri-list">Profil Peresepan Obat Hipertensi di Poli Jantung  BPJS Rumah Sakit Umum  Daerah Tarakan Periode Januari sampai Maret 2019</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1607</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-14 14:45:08</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-05-05 05:14:09</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>