<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1630">
 <titleInfo>
  <title>Analisis Kualitatif dan Kuantitatif Hidrokuinon Pada Krim Pencerah Wajah Racikan Dokter di Rumah Sakit X Menggunakan Metode Spektrofotometri UV-Vis</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ledy Ramadhiniah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Lap. KTI</form>
  <extent>93 Hal</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK Salah  satu  sediaan  kosmetik  adalah  krim  pencerah.  Krim  pencerah  mengandung bahan aktif dengan khasiat bisa memucatkan noda gelap pada kulit. Krim pencerah yang beredar harus memenuhi persyaratan keamanan dan penandaan oleh BPOM. Salah  satu  bahan  berbahaya  yang  sering  digunakan  dalam  krim  pencerah  adalah Hidrokuinon.  Hidrokuinon  adalah  obat  keras  yang  digunakan  hanya  berdasarkan resep dokter. Penggunaan Hidrokuinon dilarang dalam kandungan kosmetik secara bebas. Pemakaian Hidrokuinon yang berlebih mengakibatkan efek yang berbahaya pada  kulit  karena  dapat  mengakibatkan  kelainan  kulit  dan  kanker  kulit.  Sediaan kosmetik  yang  terdapat  dirumah  sakit  harus  memiliki  penandaan  yang  jelas menurut standar pemerintah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan apakah ada kandungan Hidrokuinon pada sampel krim pencerah di Rumah Sakit X dan  jumlah  kadarnya.  Metode  penelitian  ini  adalah  deskriptif.  Sampel  yang digunakan  adalah  krim  pencerah    yang  terdapat  di  Rumah  Sakit  X  yang  tidak memiliki penandaan dengan jelas berupa kode berbeda ( BL1,BL2,BL3 dan BL4) yang  hanya  diketahui  oleh  dokter  di  Rumah  Sakit  tersebut.  Teknik  pengambilan sampel dilakukan secara total sampling. Metode yang digunakan dalam melakukan pengujian  Hidrokuinon  secara  kualitatif  menggunakan  pereaksi  warna,  untuk  uji kuantitatif dengan penentuan kadar senyawa menggunakan Alat Spektrofotometri UV-Vis. Hasil yang diharapkan adalah tidak terdapat kandungan bahan berbahaya hidrokuinon pada sampel krim pencerah wajah di Rumah Sakit X.</note>
 <subject authority="">
  <topic>Spektrofotometri UV-Vis</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Hidrokuinon</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>krim pencerah</topic>
 </subject>
 <classification>KTI-022-2020</classification>
 <identifier type="isbn">3422117165</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>STIKES IKIFA (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA) Digital Library STIKES IKIFA</physicalLocation>
  <shelfLocator>KTI-022-2020</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">KTI-022-2020</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1630</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-29 13:14:56</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-03-29 13:14:56</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>