<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="178">
 <titleInfo>
  <title>Pengaruh Ketebalan Perajangan Terhadap Kadar Minyak Atsiri dari Rimpang Jahe Gajah (Zingiber Officinale Rose)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Guritno Syahputra</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Lap. KTI</form>
  <extent>33 Hal</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Salah satu tanaman yang paling terkenal di Indonesia baik untuk dikonsumsi ataupun untuk pengobatan adalah Jahe. Jahe mengandung minyak atsiri yang dapat digunakan dalam pengobatan ataupun sebagai kosmetik. Ada 3 jenis jahe di Indonesia, jahe gajah, jahe emprit, dan jahe merah. Pada penelitian ini jahe yang digunakan adalah jahe gajah. Jahe gajah mempunyai berbagai macam zat didalamnya, salah satunya adalah minyak atsiri. Minyak atsiri dalam rimpang jahe gajah dapat ditarik menggunakan metode destilasi stahl. Pada saat destilasi, ketebalan perajangan dari rimpang jahe gajah mempunyai pengaruh penting terhadap kadar minyak atsiri yang didapatkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pengaruh dari ketebalan perajangan terhadap kadar minyak atsiri dari rimpang jahe gajah (zingiber officinale Rosc.). Ketebalan perajangan yang digunakan yaitu 1 mm, 3 mm dan 6 mm. Perajangan dilakukan menggunakan parutan dan pengukuran ketebalan dilakukan menggunakan jangka sorong. Hasilnya adalah ketebalan 6 mm merupakan yang paling sedikit menghasilkan minyak jahe dengan volume 0,14 mL dan persen rendemen 0,0717%. Sementara ketebalan 1 mm menghasilkan minyak jahe dengan volume 0,21 mL dan nilai rendemen 0,1061%. Kemudian ketebalan 3 mm merupakan ketebalan yang menghasilkan volume paling tinggi yaitu 0,27 mL dengan persen rendemen 0,1137%. Setelah itu, minyak atsiri diuji organoleptik, bobot jenis dan kelarutannya. Hasilnya adalah organoleptik dari tebal rajang 1 mm, 3 mm, dan 6 mm yaitu berwarna kuning bening dan berbau khas jahe. Minyak atsiri yang didapat mempunyai kelarutan 1:12 dalam alkohol 90% dan bobot jenis dari tebal rajang 1 mm adalah 1,18, dari 3 mm adalah 1,14 dan dari 6 mm adalah 1,20.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Rimpang jahe gajah, minyak atsiri, ketebalan perajangan, destilasi stahl.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Pengaruh Ketebalan perajangan</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Kadar Minyak Atsiri dari Rimpang Jahe Gajah (Zingi</topic>
 </subject>
 <classification>KTI-84-2017</classification>
 <identifier type="isbn">3422114060</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>STIKES IKIFA (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA) Digital Library STIKES IKIFA</physicalLocation>
  <shelfLocator>KTI-84-2017</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">KTI-84-2017</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="122" url="https://drive.google.com/file/d/1MI5iNVazhJMpNzYzJA02Cw7X2rOCjgEA/view?usp=sharing" path="/https://drive.google.com/file/d/1MI5iNVazhJMpNzYzJA02Cw7X2rOCjgEA/view?usp=sharing" mimetype="text/uri-list">Pengaruh Ketebalan Perajangan terhadap Kadar Minyak Atsiri dari Rimpang Jahe Gajah (Zingiber officinale Rosc.)</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>178</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-03-10 13:08:47</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-04-12 11:12:55</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>