Detail Cantuman
Advanced Search
Lap. KTI
Penentuan Metode Identifikasi Zat Kimia Paling Efektif Digunakan oleh Mahasiswa Akademi Farmasi IKIFA
ABSTRAK
Identifikasi zat kimia di Akademi Farmasi IKIFA Jakarta dilakukan dengan 3 metode. Sebagai contoh zat uji adalah Rhodamine B. Penelitian ini menggunakan 10 konsentrasi berbeda Rhodamine B, yaitu mulai dari konsentrasi I = 5 x 10-8, H = 5 x 10-7, G = 5 x 10-6, F = 5 x 10-5, E = 5 x 10-4, D = 5 x 10-3, C = 5 x 10-2, B = 5 x 10-1, A = 5 dan AA = 500 ppm. Uji efektivitas metode identifikasi dilakukan dengan cara reaksi warna, Kromatografi Lapis Tipis (KLT), dan Spektrofotometri UV-Vis. Selanjutnya, dilakukan identifikasi dengan menggunakan metode reaksi warna menggunakan reagen asam klorida pekat, asam sulfat pekat, natrium hiroksida 10%, ammonium hidroksida 10%. Identifikasi kedua menggunakan metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT) menggunakan larutan elusi (n-butanol, asam asetat glasial, dan aquadest (40:10:24). Identifikasi ketiga menggunakan metode Spektrofotometri UV-Vis menggunakan zat uji Rhodamine B dan blanko aquadest. Dapat disimpulkan bahwa identifikasi Rhodamine B dengan reaksi warna efektif pada konsentrasi 500 ppm dilihat secara visual menghasilkan warna jingga jika ditambah reagen asam klorida pekat dan asam sulfat pekat sedangkan merah menyala jika ditambah reagen natrium hidroksida 10%, ammonium hidroksida 10%. Hasil identifikasi dengan Kromatografi Lapis Tipis menghasilkan warna merah muda jika dilihat secara visual dan memberikan fluoresensi orang jika dilihat dibawah sinar UV 366 nm pada konsentrasi A = 5 ppm dan AA = 500 ppm dengan nilai Rf sebesar A = 5 ppm = 0,79 dan AA = 500 ppm = 0,78. Hasil pengukuran dengan spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 553 nm di dapat serapan pada Rhodamine B sebesar I = 0,015, H = 0,005, G = 0,003, F = 0,003, E = 0,001, D = 0,001, C = 0,003, B = 0,006 , A = 0,021 dan AA = 0,985. Reaksi warna memerlukan waktu untuk persiapan 30 menit, untuk memperoleh hasil kurang dari 1 menit dan membutuhkan jumlah zat kimia sebanyak 500 ppm untuk dapat teridentifikasi. Kromatografi Lapis Tipis 1,5 hari untuk persiapan, 3 jam (180) menit untuk memperoleh hasil dan jumlah atau konsentrasi terkecil yang dapat identifikasi yaitu sebanyak 5 ppm. Spektrofotometri UV-Vis 15 menit persiapan, kurang dari 1 menit untuk memperoleh hasil dan 5 x 10-8 ppm adalah konsentrasi terkecil yang dapat diidentifikasi. Dapat disimpulkan bahwa spektrofotometri UV-Vis merupakan metode identifikasi yang paling efektif di tinjau dari waktu serta jumlah zat kimia yang digunakan.
Kata kunci: efektivitas, Rhodamine B, reaksi warna, Kromatografi Lapis Tipis (KLT), Spektrofotometri UV-Vis.
Ketersediaan
| KTI-90-2017 | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
KTI-90-2017
|
| Penerbit | : Jakarta., 2017 |
| Deskripsi Fisik |
66 Hal
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
3422114143
|
| Klasifikasi |
KTI-90-2017
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






