<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3582">
 <titleInfo>
  <title>Gambaran Pengetahuan Masyarakat Tentang Dagusibu Obat Yang Benar</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Silvira</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>59 Hal</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK Saat  ini  masyarakat  masih  sering  salah  dalam  hal  mendapatkan,  menggunakan, menyimpan dan membuang obat dengan benar. Cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi  masalah  tersebut  dengan  menerapkan  program  dapatkan,  gunakan, simpan,  buang  (DAGUSIBU)  obat  dengan  benar.  DAGUSIBU  merupakan program  gerakan  keluarga  sadar  obat  yang  diprakarsai  oleh  Ikatan  Apoteker Indonesia  dalam  mencapai  pemahaman  dan  kesadaran  masyarakat  terhadap penggunaan  obat  dengan  benar.  Tujuan  penelitian  ini  adalah  mengetahui gambaran  pengetahuan  masyarakat  tentang  DAGUSIBU  Obat.  Metode  yang digunakan  adalah  tinjauan  artikel  yang  dikumpulkan  berdasarkan  pencarian database google scholar dan crossref. Kriteria artikel yang digunakan adalah yang diterbitkan  pada  tahun  2011  ?  2021  dan  terdapat  di  wilayah  Republik  Indonesia. Jumlah artikel yang digunakan yaitu sebanyak 2 artikel dengan ketentuan full text dan ber-ISSN. Sampel jurnal yang digunakan adalah masyarakat yang ditetapkan berdasarkan  kriteria  inklusi.  Artikel  ke-1  penelitian  masyarakat  tentang pengetahuan  DAGUSIBU  Obat  di  wilayah  Bengkulu  dengan  193  responden memiliki hasil pengetahuan dengan 3 kategori yaitu kategori baik sebesar 46,63%, kategori cukup sebesar 45,07 % dan kategori kurang sebesar 8,29 %. Artikel ke-2 penelitian  masyarakat  tentang  pengetahuan  DAGUSIBU  obat  di  wilayah  Bangka Belitung  dengan  23  responden,  didalam  artikel  ini  dijelaskan  ketika  tidak melakukan  dengan  metode  CBIA  mendapatkan  rata-rata  sebesar  35,22%  dan setelah  melakukan  metode  CBIA(Cara  Belajar  Ibu  Aktif)  mendapatkan  rata-rata sebesar  59,13%  Jurnal  artikel  yang  terpilih  dalam  melakukan  tinjauan  artikel  ini sebanyak 2 atikel. Artikel 1 dan artikel 2 dengan tempat penelitian yang berbeda, tetapi  faktor  kurangnya  pengetahuan  masyarakat  tentang  DAGUSIBU  masih cukup tinggi.</note>
 <subject authority="">
  <topic>Pengetahuan</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Masyarakat</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Obat</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>DAGUSIBU</topic>
 </subject>
 <classification>KTI-004-2021</classification>
 <identifier type="isbn">3422116297</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>STIKES IKIFA (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA) Digital Library STIKES IKIFA</physicalLocation>
  <shelfLocator>KTI-004-2021</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">KTI-004-2021</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3582</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-04-11 09:33:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-04-11 09:33:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>