<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3597">
 <titleInfo>
  <title>Gambaran Tingkat Pengetahuan Masyarakat tentang Penggunaan Antibiotik di Indonesia</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Adinda Fauziah Ismail</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>78 Hal</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK Penyakit  infeksi  masih  merupakan  salah  satu  masalah  Kesehatan  masyarakat yang penting, khususnya di negara berkembang. Salah satu obat andalan untuk mengatasi  masalah  tersebut  adalah  antimikroba  antara  lain  antibakteri/ antibiotik, antijamur, antivirus, antiprotozoa. Antibiotik merupakan obat yang paling banyak digunakan pada infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Berbagai studi  menemukan  bahwa  sekitar  40-62%  antibiotik  digunakan  secara  tidak tepat  antara  lain  untuk  penyakit-penyakit  yang  sebenarnya  tidak  memerlukan antibiotik.  Intensitas  penggunaan  antibiotik  yang  relatif  tinggi  menimbulkan berbagai  permasalahan  dan  merupakan  ancaman  global  bagi  kesehatan terutama  resistensi  bakteri  terhadap  antibiotik.  Tujuan  penelitian  untuk mengetahui  tingkat  pengetahuan  masyarakat  tentang  penggunaan  antibiotik berdasarkan  literature  review.  Pada  penelitian  ini  menggunakan  metode penelitian  deskriptif  kuantitatif  dengan  pendekatan  studi  literature  review dengan  menggunakan  beberapa  jurnal  atau  artikel  yang  dipilih  berdasarkan kriteria  yang  telah  ditetapkan.  Proses  pencarian  literatur  jurnal  melalui elektronik  based  yang  terindeks  seperti  di  Google  Scholar  (n=  278)  dan Crossref  (n=  168).  Literature  review  menunjukkan  bahwa  pengetahuan masyarakat  tentang  penggunaan  antibiotik  terdapat  1  artikel  dalam  kategori kurang (57%) dan 2 artikel dalam kategori cukup (56,5% dan 50%).</note>
 <subject authority="">
  <topic>Pengetahuan</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Masyarakat</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>AntiBiotik</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>penggunaan</topic>
 </subject>
 <classification>KTI-019-2021</classification>
 <identifier type="isbn">3422118005</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>STIKES IKIFA (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA) Digital Library STIKES IKIFA</physicalLocation>
  <shelfLocator>KTI-019-2021</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">KTI-019-2021</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3597</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-04-11 09:33:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-04-11 09:33:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>