<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3604">
 <titleInfo>
  <title>Penetapan Kadar Antosianin Ekstrak Kulit Bawang Merah Brebes Varietas Bima (Allium cepa L.) dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Agung Nugroho Setiadi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>82 Hal</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK Bawang  merah  bima  brebes  merupakan  salah  satu  varietas  bawang  merah  yang berasal  dari  Brebes,  Jawa  Tengah.  Bawang  merah  (Allium  cepa  L.)  merupakan tanaman pangan yang dapat digunakan untuk mengobati dan mencegah penyakit yaitu  sebagai  antidiabetes,  antiosteoporosis,  antikanker,  antioksidan,  antidiare, antialergi dan antibakteri. Kulit bawang merah mengandung senyawa flavonoid, polifenol,  saponin,  terpenoid  dan  alkaloid.  Selain  itu,  ternyata  didalam  kulit bawang  merah  mengandung  senyawa  antosianin  sebagai  zat  warna  alami. Antosianin adalah subkelas dari flavonoid yang larut dalam air yang bertanggung jawab  atas  warna  merah,  ungu  dan  biru  pada  buah,  sayuran,  sereal,  bunga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa kadar antosianin yang terdapat dalam  kulit  bawang  merah  bima  brebes.  Penelitian  dilakukan  dengan  metode ekstraksi  maserasi  dengan  pelarut  etanol  HPLC,  lalu  hasil  ekstrak  dikentalkan menggunakan rotary evaporator dan didapatkan nilai rendemen sebesar 8,833%. Pengujian  penentuan  kadar  antosianin  menggunakan  metode  spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 545nm. Pengujian dilakukan secara triplo atau dengan  tiga  kali  pengulangan  untuk  mendapatkan  keakuratan  data.  Didapatkan hasil kadar antosianin rata-rata sebesar 1,5728 ?g/mL dengan persamaan berikut ??=0,2082x+0,0122  dengan  nilai  koefisien  kolerasi  (R2)  =  0,9953.  Dari  data  ini dapat disimpulkan bahwa kadar antosianin rata-rata ekstrak kulit bawang merah bima  brebes  yaitu  sebesar  1,5728  ?g/mL  dengan  standar  deviasi  kadar  sampel sebesar ? 0,0400.</note>
 <subject authority="">
  <topic>Spektrofotometri UV-Vis</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>penetapan kadar</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>antosianin</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>kulit bawang merah</topic>
 </subject>
 <classification>KTI-026-2021</classification>
 <identifier type="isbn">3422118013</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>STIKES IKIFA (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA) Digital Library STIKES IKIFA</physicalLocation>
  <shelfLocator>KTI-026-2021</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">KTI-026-2021</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3604</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-04-11 09:33:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-04-11 09:33:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>