Detail Cantuman
Advanced Search
Gambaran Penyimpanan Obat High Alert Medication di Depo Farmasi Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah Pasar Minggu Periode April - Juni 2021
ABSTRAK Keselamatan pasien adalah suatu sistem yang membuat asuhan pasien lebih aman, meliputi assessment risiko, identifikasi, dan pengelolaan risiko pasien, pelaporan dan analisis insiden, kemampuan belajar dari insiden dan tindak lanjutnya, serta implementasi solusi untuk meminimalisir timbulnya risiko dan mencegah terjadinya cedera yang disebabkan oleh kesalahan akibat melaksanakan suatu tindakan atau tidak mengambil tindakan yang seharusnya diambil. Insiden Keselamatan Pasien adalah setiap kejadian atau situasi yang dapat berpotensi mengakibatkan penyakit, cedera, cacat, dan kematian pada pasien yang seharusnya dapat dicegah. Salah satu poin keselamatan pasien adalah: Peningkatan keamanan obat yang perlu diwaspadai (high alert) yang merupakan poin ketiga, High Alert Medication adalah obat yang harus diwaspadai karena sering menyebabkan terjadi kesalahan/kesalahan serius (sentinel event) dan obat yang berisiko tinggi menyebabkan Reaksi Obat yang Tidak Diinginkan (ROTD). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian penanganan obat High Alert Medication dengan Standar Prosedur Operasional di Depo Farmasi Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah Pasar Minggu Periode April ? Juni 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif untuk mengetahui hasil persentase pelabelan, penyimpanan, dan pencatatan kartu stok obat high alert dan LASA. Penelitian ini menggunakan alat berupa lembar observasi serta menggunakan data sekunder sebagai bahan penelitian. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu pada periode April ? Juni, tingkat kesesuaian obat high alert untuk pelabelan adalah 88,5%, penyimpanan 90,3%, dan pencatatan kartu stok 90,2%. Sedangkan, tingkat kesesuaian obat LASA untuk pelabelan adalah 99,2%, penyimpanan 98,5%, dan pencatatan kartu stok 98,5%. Masalah utama yang ditemukan pada pelabelan yaitu permukaan ampul terlalu licin dan ukuran stiker terlalu besar, sedangkan pada penempatan yaitu sarana prasarana (rak obat) kurang memadai, serta pada pencatatan kartu stok yaitu kelalaian petugas (human error) dalam mencatat keluar masuknya obat.
Ketersediaan
| KTI-034-2021 | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
KTI-034-2021
|
| Penerbit | : ., 2021 |
| Deskripsi Fisik |
75 Hal
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
3422118022
|
| Klasifikasi |
KTI-034-2021
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






