<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3630">
 <titleInfo>
  <title>Gambaran Tingkat Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Kefarmasian Di Apotek</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Anita Kapita Devi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>73 Hal</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK Pelayanan kefarmasian pada saat ini telah bergeser orientasinya dari obat ke pasien yang  mengacu  kepada  pelayanan  kefarmasian  (pharmaceutical  care).    Pelayanan yang  semula  hanya  berfokus  pada  pengelolaan  obat  (drug  oriented)  lalu  menjadi pelayanan terhadap pasien (patient oriented), yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas  hidup  pasien.  Kepuasan  konsumen  berkaitan  erat  dengan  kualitas pelayanan yaitu menyesuaikan dengan harapan konsumen secara konsisten, salah satu  aspek  penting  yang  perlu  diperhatikan  untuk  menjaga  konsistensi  pelayanan kefarmasian yaitu dengan meningkatkan kualitas pelayanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di  apotek  terhadap  5  dimensi  yaitu  Responsiveness  (ketanggapan),Assurance (jaminan),  Tangible  (bukti  langsung),  Empathy  (empati),  dan  Reliability (kehandalan). Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah tinjauan artikel menggunakan  pencarian  database  google  scholar  dan  crossref,  artikel  yang digunakan  merupakan  jurnal  ber-ISSN  terbitan  10  tahun  terakhir.  artikel  yang diperoleh dilakukan cek duplikasi kemudian artikel dilakukan pengecekan abstrak dan artikel lengkap disesuaikan kriteria inklusi intervensi oleh peneliti. Artikel yang digunakan  dalam  penelitian  ini  adalah  artikel  yang  membahas  tentang  kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di apotek. Dari hasil penelitian ini jumlah artikel  yang  terpilih  sebnyak  2  artikel.  Disimpulkan  bahwa  kepuasan  pasien terhadap  pelayanan  kefarmasian  diapotek  pada  artikel  pertama  dengan  nilai tertinggi  pada  dimensi  empathy  yaitu  sebnyak  69,8%  masuk  kedalam  kategori puas,  sedangkan  pada  artikel kedua dengan  nilai tertinggi pada  dimensi tangible yaitu sebnyak 83,76% masuk kedalam katageri puas.</note>
 <subject authority="">
  <topic>Kepuasan</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Pelayanan Farmasi</topic>
 </subject>
 <classification>KTI-052-2021</classification>
 <identifier type="isbn">3422118045</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>STIKES IKIFA (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA) Digital Library STIKES IKIFA</physicalLocation>
  <shelfLocator>KTI-052-2021</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">KTI-052-2021</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3630</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-04-11 09:33:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-04-11 09:33:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>