<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3641">
 <titleInfo>
  <title>Identifikasi Kandungan Formalin Pada Mie Kuning di Pasar Kranji Kelurahan Kranji Kota Bekasi Dengan Test Kit Formalin</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ari Julianto</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>51 Hal</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK  Formalin merupakan bahan tambahan kimia yang dilarang ditambahkan ke dalam bahan pangan. Tujuan penggunaan formalin pada mie kuning biasanya dilakukan untuk  memperbaiki  warna,  tekstur,  dan  memperpanjang  waktu  simpan.  Bahaya Formalin  menyebabkan rasa terbakar pada  hidung dan tenggorokan, kemerahan pada  kulit,  gatal,  kulit  terbakar,  mata  memerah,  mual  dan  muntah.  Tujuan penelitian  ini  adalah  untuk  mengetahui  ada  atau  tidaknya  kandungan  formalin pada  mie  kuning  yang  beredar  di  Pasar  Kranji  Kelurahan  Kranji  Kota  Bekasi dengan metode test kit formalin. Pengujian menggunakan metode kualitatif cepat dengan test kit  formalin terhadap 7 sampel  mie kuning tidak bermerk. Sebelum dilakukan identifikasi formalin maka terlebih dahulu dilakukan penomoran pada sampel  setelah  itu  dilakukan  pengujian  dengan  alat  test  kit  formalin.  Proses pengujian  dimulai  dengan  membuat  kontrol  positif  formalin,  pada  proses selanjutnya yaitu menghaluskan mie kuning dan timbang sebanyak 25 gram lalu menambahkannya  dengan  air  panas  sebanyak  50  mL  kemudian  sampel  diambil sebanyak  2  mL  lalu  ditambahkan  dengan  reagen  formalin  A  1  tetes  kemudian diteteskan reagen B 3 tetes. Berdasarkan hasil 3x percobaan didapatkan 4 sampel terdeteksi  adanya  kandungan  boraks  dan  3  sampel  tidak  terdeteksi  adanya kandungan boraks.</note>
 <subject authority="">
  <topic>formalin</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>mie kuning</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>test kit formalin</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>uji kualitatif</topic>
 </subject>
 <classification>KTI-063-2021</classification>
 <identifier type="isbn">3422118056</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>STIKES IKIFA (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA) Digital Library STIKES IKIFA</physicalLocation>
  <shelfLocator>KTI-063-2021</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">KTI-063-2021</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3641</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-04-11 09:33:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-04-11 09:33:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>