<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3652">
 <titleInfo>
  <title>Gambaran Pengetahuan Masyarakat Terhadap Penggunaan Obat Antibotik</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Aulia Aqmal Sahita</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>80 Hal</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK Pada  saat  ini  penyakit  infeksi  yang  disebabkan  bakteri  sedang  menjadi permasalahan  utama  kesehatan  di  Indonesia  yang  cara  pengobatannya  harus diperhatikan  baik  oleh  masyarakat  maupun  pemerintah.  Berbagai  macam pengobatan dilakukan agar mencegah maupun menyembuhkan penyebab penyakit infeksi salah satunya penggunaan antibotik. Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang  penggunaan  antibiotik  menyebabkan  kekeliruan  masyarakat  dalam penggunaan  obat  tersebut.  Penggunaan  antibiotika  secara  tidak  rasional, mengakibatkan meningkatnya resistensi antibiotika secara signifikan. Ditemukan 30% sampai dengan 80% penggunaan antibiotik tidak berdasarkan indikasi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui Gambaran Pengetahuan Masyarakat Terhadap Penggunaan Obat Antibiotik. Metode yang digunakan adalah artikel review, artikel yang dikumpulkan berdasarkan pencarian database google scholar, dan crossref. Kriteria artikel yang digunakan adalah yang diterbitkan berdasarkan pada tahun 2011-2021. Jumlah artikel yang digunakan oleh penulis yaitu sebanyak 3 jurnal nasional full text dan ber-ISSN. Sampel jurnal yang digunakan oleh penulis adalah masyarakat yang ditetapkan berdasarkan sebagai kriteria inklusi. Berdasarkan hasil penelitian  oleh  penulis  diperoleh  sebanyak  3  artikel.  Kesimpulan  bahwa pengetahuan masyarakat  tentang penggunaan antibotik terdapat 2 artikel yang memiliki  pengatahuan  kurang,  untuk  artikel  pertama  berlokasi  di  Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur yang memiliki nilai pengetahuan kurang 57 %. Untuk artikel kedua berlokasi di Kota Manado, Provinsi  Sulawesi Utara yang memiliki nilai pengetahuan kurang 69%. Dan 1 artikel yang memiliki pengetahuan cukup, untuk artikel terakhir berlokasi di Kabupaten Sleman, Jawa Tengah yang memiliki nilai pengetahuan cukup 56,5%.</note>
 <subject authority="">
  <topic>Pengetahuan</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Masyarakat</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>AntiBiotik</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>penggunaan</topic>
 </subject>
 <classification>KTI-074-2021</classification>
 <identifier type="isbn">3422118068</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>STIKES IKIFA (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA) Digital Library STIKES IKIFA</physicalLocation>
  <shelfLocator>KTI-074-2021</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">KTI-074-2021</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3652</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-04-11 09:33:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-04-11 09:33:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>