<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3654">
 <titleInfo>
  <title>Gambaran Pengetahuan Masyarakat Tentang Swamedikasi Diare</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Aulia Gusti Oka Putri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>54 Hal</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK Swamedikasi  merupakan  perilaku  untuk  mengatasi  sakit  ringan  sebelum  mencari pertolongan  ke  petugas  atau  fasilitas  kesehatan.  Swamedikasi  dapat  dilakukan  untuk mengatasi  keluhan  dan  kondisi  penyakit  yang  ringan  dan  umum  yang  sering  dialami masyarakat,  seperti  demam,  nyeri,  pusing,  batuk,  influenza,  sakit  maag,  diare,  serta keluhan  pada  penyakit  kulit.  Diare  merupakan  penyakit  yang  keberadaannya  masih menjadi  masalah  kesehatan  di  dunia,  termasuk  Indonesia.  Tinjauan  artikel  ini bertujuan  untuk  mengetahui  gambaran  pengetahuan  masyarakat  tentang  swamedikasi diare.  Penelitian  ini  menggunakan  metode  pendekatan  studi  tinjauan  artikel  dengan menggunakan 2 sumber artikel yang dipilih berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Proses  pencarian  literatur  artikel  menggunakan  aplikasi  publish  or  perish  dengan database  yang  digunakan  adalah  Google  Scholar  dan  Crossref,  populasi  yang digunakan  merupakan  masyarakat  dengan  rentang  usia  12-65  tahun.  Hasil  penelitian studi  artikel  pertama  dapat  disimpulkan  bahwa  masyarakat  desa  jangrana  memiliki pengetahuan  yang  baik  dengan  presentase  baik  (69,9%),  cukup  (21,8%),  dan  kurang (8,2%).  Dan  hasil  penelitian  studi  artikel  kedua  juga  dapat  disimpulkan  bahwa masyarakat  distrik  mariat  kabupaten  sorong  memiliki  pengetahuan  yang  baik  dengan presentase  sebesar  (92,6%),  cukup  (0),  dan  kurang  (7,4%).  Jadi  dapat  disimpulkan bahwa pengetahuan masyarakat pada kedua artikel adalah baik.</note>
 <subject authority="">
  <topic>Pengetahuan</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Swamedikasi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Diare</topic>
 </subject>
 <classification>KTI-076-2021</classification>
 <identifier type="isbn">3422118070</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>STIKES IKIFA (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA) Digital Library STIKES IKIFA</physicalLocation>
  <shelfLocator>KTI-076-2021</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">KTI-076-2021</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3654</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-04-11 09:33:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-04-11 09:33:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>