<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3658">
 <titleInfo>
  <title>Gambaran Pengetahuan Ibu tentang  Penggunaan Oralit dan Zinc pada Penanganan Awal Diare Balita</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Aurelia Chantia Meilina</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>76 Hal</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK Diare  adalah  suatu  kondisi  dimana  seseorang  buang  air  besar  dengan konsistensi  lembek  atau  cair,  bahkan  dapat  berupa  air  saja  dan  frekuensinya lebih sering (biasanya tiga kali atau lebih) dalam satu hari. Diare masih menjadi penyebab  kematian  di  negara  berkembang  terutama  pada  anak  dengan  usia balita.  Berdasarkan  data  Riskesdas  prevalensi  diare  tertinggi  di  Indonesia terdapat  pada  kelompok  usia  1-4  tahun  dan  berdasarkan  survei  kesehatan rumah tangga, diare masih menjadi penyebab kematian utama balita Indonesia. Penyebab utama kematian balita akibat diare salah satunya  adalah dehidrasi. Oleh karena itu tindakan ibu pada penanganan awal diare sangat menentukan perjalanan  penyakitnya.  Tujuan  tinjauan  artikel  ini  untuk  mendeskripsikan pengetahuan  ibu  tentang  penggunaan  oralit  dan  zinc  pada  penanganan  awal diare balita melalui tinjauan artikel. Metode penelitian yang digunakan adalah  tinjauan  artikel  dengan  menggunakan  jurnal  atau  artikel  yang  dipilih berdasarkan  PICOS  yang  telah  ditetapkan.  Dengan  populasi  ibu  yang mempunyai  balita  usia  1-5  tahun.  Berdasarkan  pencarian  database  Google scholar dan Crossref diperoleh hasil artikel sebanyak 287 artikel. Lalu artikel tersebut  dilakukan  pengecekan  sehingga  artikel  yang  digunakan  pada penelitian  ini  sebanyak  3  artikel.  Hasil  pengetahuan  ibu  dalam  penanganan awal  diare  pada  balita  dengan  menggunakan  oralit  dan  zinc  untuk  artikel pertama  pengetahuan  ibu  masuk  kedalam  kategori  cukup  sebesar  51,7% dengan  tingkat  pengetahuan  penanganan  awal  diare  menggunakan  oralit sebesar 86,2%  dan tingkat pengetahuan penanganan awal diare dengan  zinc sebesar  41,4%.  Pada  artikel  kedua  tingkat  pengetahuan  ibu  masuk  dalam kategori baik dengan penggambaran pengetahuan frekuensi penggunaan oralit dan zinc sebesar 92% dan untuk artikel ketiga pengetahuan penanganan awal diare  ibu  balita  menggunakan  oralit  termasuk  dalam  kategori  baik  sebesar 88,7%  sedangkan  pengetahuan  ibu  balita  dalam  hal  pemberian  tablet  zinc masih kurang sebesar 80,8%.</note>
 <subject authority="">
  <topic>Pengetahuan</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Diare</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Ibu</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>oralit</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>penanganan awal</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>zinc</topic>
 </subject>
 <classification>KTI-080-2021</classification>
 <identifier type="isbn">3422118074</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>STIKES IKIFA (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA) Digital Library STIKES IKIFA</physicalLocation>
  <shelfLocator>KTI-080-2021</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">KTI-080-2021</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3658</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-04-11 09:33:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-04-11 09:33:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>