<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3662">
 <titleInfo>
  <title>Uji Aktivitas Anti Diare pada Mencit dari Daun yang Mengandung Tanin</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ayu Yuliani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>89 Hal</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK Obat tradisional telah menjadi alternatif pengobatan pada masyarakat lokal untuk beberapa  penyakit.  Pemakaian  obat  tradisional  tersebut  telah  lama  dipraktikkan dalam masyarakat sehingga memicu pencarian obat herbal sebagai alternatif, salah satunya  adalah  pengobatan  penyakit  diare.  Diare  adalah  meningkatnya  frekuensi buang  air  besar  serta  konsistensi  feses  yang  lebih  cair.  Secara  teknis,  diare didefinisikan  sebagai  buang  air  besar  cair  sebanyak  lebih  dari  tiga  kali  dalam  24 jam. Tujuan dari tinjauan artikel ini adalah untuk mengetahui daun tanaman obat yang  berpotensi  sebagai  anti  diare  pada  mencit,  dengan  menggunakan  metode PICOS  dalam  kriteria  pemilihan  artikel,  yaitu  P  (populasi)  meliputi  hewan  uji berupa  mencit,  I  (intervensi)  berupa  tanaman  obat  beraktivitas  anti  diare,  C (kontrol) yaitu loperamid HCl berupa pembanding sebagai kontrol positif, dengan O  (outcome)  memiliki  aktivitas  anti  diare  dengan  berkurangnya  frekuensi  diare, dan  S  (study)  berupa  penelitian  eksperimen.  Dari  hasil  review  beberapa  artikel penelitian  didapat  beberapa  tanaman  yang  mempunyai  zat  metabolik  sekunder berbentuk  tanin.  Fungsi  tanin  sebagai  anti  diare  dapat  menciutkan  selaput  lendir usus dan mengerutkan usus sehingga gerak peristaltik usus berkurang yang dapat menekan terjadinya diare dan meringankan keadaan diare. Menggunakan metode ekstraksi yang sama yaitu maserasi dengan menggunakan pelarut etanol 96% dan etanol  70%.  Tanaman  yang  memiliki  aktivitas  anti  diare  yaitu  ekstrak  daun Chromolaena  odorata  L  (daun  minjangan)  dengan  dosis  efektif  80  mg/20  g  BB, ekstrak  daun  Manilkara  zapota  L  (daun  sawo  manila)  dengan  dosis  efektif  600 mg/22g BB, ekstrak daun Glochidion Borneense (M?ll Arg) Boerl (daun mareme) dengan dosis efektif 0,39 mg/20 gram BB. Diantara ketiga ekstrak tersebut ekstrak daun  minjangan  mendapat  hasil  uji  aktivitas  anti  diare  yang  mendekati  dengan loperamide HCl sebagai kontrol positif.</note>
 <subject authority="">
  <topic>uji aktivitas</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>daun</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>anti diare</topic>
 </subject>
 <classification>KTI-084-2021</classification>
 <identifier type="isbn">3422118079</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>STIKES IKIFA (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA) Digital Library STIKES IKIFA</physicalLocation>
  <shelfLocator>KTI-084-2021</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">KTI-084-2021</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3662</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-04-11 09:33:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-04-11 09:33:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>