<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3668">
 <titleInfo>
  <title>Gambaran Pengetahuan Masyarakat Terhadap Obat Generik di Indonesia</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Basa Rianta</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>63 Hal</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK Tingginya biaya penggunaan obat telah menjadi permasalahan bagi seluruh negara di  dunia  sehingga  hampir  seluruh  negara  memberlakukan  kebijakan  mengenai penggunaan  obat  generik  untuk  menekan  biaya  penggunaan  obat,  termasuk  di Indonesia.  Penggunaan  obat  generik  di  Indonesia  secara  umum  hanya  memiliki pasar sekitar 7% apabila dibandingkan dengan pasar dari obat bermerek (branded generic).  Hal  ini  disebabkan  anggapan  dari  masyarakat  bahwa  obat  generik memiliki  mutu  lebih  rendah  daripada  produk  dengan  merek  dagang.  Masyarakat membutuhkan informasi yang lengkap tentang obat karena informasi tersebut dapat mencegah  penggunaan  obat  yang  salah  dan  memberikan  pengetahuan  serta pemahaman  dalam  penggunaan  obat  yang  akan  berdampak  pada  kepatuhan pengobatan.  Kepatuhan  pengobatan  berpengaruh  terhadap  keberhasilan  suatu pengobatan.  Tujuan  penelitian  tinjauan  artikel  ini  adalah  untuk  mengetahui gambaran  pengetahuan  masyarakat  tentang  obat  generik  di  Indonesia.  Metode penelitian tinjauan artikel ini menggunakan pencarian database google scholar dan crossref  yang  dibatasi  dengan  kriteria  PICOS.  Berdasarkan  hasil  tinjauan  artikel, tingkat  pengetahuan  masyarakat  terhadap  obat  generik  di  Indonesia  tergolong cukup. Terdapat hubungan antara tingkat pendidikan dan sumber informasi tentang obat  generik  dengan  tingkat  pengetahuan  dan  usia  seseorang  tidak  mempunyai hubungan dengan tingkat pengetahuan terhadap obat generik.</note>
 <subject authority="">
  <topic>Pengetahuan</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Masyarakat</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>obat generik</topic>
 </subject>
 <classification>KTI-090-2021</classification>
 <identifier type="isbn">3422118086</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>STIKES IKIFA (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA) Digital Library STIKES IKIFA</physicalLocation>
  <shelfLocator>KTI-090-2021</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">KTI-090-2021</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3668</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-04-11 09:33:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-04-11 09:33:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>