<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3673">
 <titleInfo>
  <title>Gambaran Tingkat Pengetahuan Masyarakat tentang Obat Generik di Indonesia</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Candra Febriana Widya Putri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>51 Hal</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK Kesehatan  merupakan  hal  penting  yang  sangat  diperhatikan  masyarakat,  baik untuk untuk dirinya sendiri, keluarga, ataupun lingkungan sekitarnya. Pemerintah juga  sangat  mendukung  adanya  pelayanan  kesehatan  guna  memperbaiki  tingkat kesehatan  rakyatnya  dengan  merata  dari  berbagai  aspek,  salah  satu  upaya pemerintah  dalam  pelayanan  kesehatan  adalah  penggunaan  obat  generik.  Obat generik  adalah  obat  dengan  penamaan  sesuai  dengan  nama  zat  aktif  yang dikandungnya yang ditetapkan oleh farmakope Indonesia dan INN (International Nonpropietary Names) dari WHO, dan sudah habis masa patennya. Obat generik dibagi  menjadi  dua  yaitu  obat  generik  berlogo  dan  obat  generik  bermerek. Kurangnya pengetahuan tentang obat generik menjadi salah satu faktor penyebab obat  generik  dipandang  sebagai  obat  yang  bermutu  rendah,  padahal  perbedaan harga  dan  merek  tidak  menjadikan  mutu  dari  obat  generik  berbeda,  karena  obat generik  tetap  meggunakan  standar  mutu  zat  berkhasiat  sesuai  dengan  standar CPOB.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  gambaran  pengetahuan masyarakat  Indonesia  tentang  obat  generik.  Metode  yang  digunakan  dalam analisis  data  yaitu  metode  deskriptif.  Pada  penelitian  di  Kelurahan  Keraton Kecamatan  Martapura  Kabupaten  Banjar  terhadap  100  responden  menunjukan hasil  kategori  tingkat  pengetahuan  yang  terdiri  dari  45  responden  berkategori sedang  (45%),  30  responden  berkategori  kurang  (30%),  dan  25  responden berkategori  baik  (25%).  Sedangkan  pada  penelitian  di  Kabupaten  Gombong, Kebumen, Jawa Tengah terhadap 85 responden menunjukan hasil kategori tingkat pengetahuan  yang  terdiri  dari  12  responden  berkategori  baik  (14,1%),  19 responden  berkategori  cukup  (22,4%),  dan  54  responden  berkategori  kurang (63,5%).  Hasil  review  kedua  artikel  penelitian  dapat  disimpulkan  bahwa pengetahuan  masyarakat  tentang  obat  generik  di  Kelurahan  Keraton  Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar mayoritas berada pada kategori sedang, dan tingkat pengetahuan  mahasiswa  S1  Keperawatan  STIKES  Muhammadiyah  Gombong, Kebumen,  Jawa  Tengah  tentang  obat  generik  mayoritas  berada  pada  kategori kurang.</note>
 <subject authority="">
  <topic>Pengetahuan</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Masyarakat</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>obat generik</topic>
 </subject>
 <classification>KTI-095-2021</classification>
 <identifier type="isbn">3422118092</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>STIKES IKIFA (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA) Digital Library STIKES IKIFA</physicalLocation>
  <shelfLocator>KTI-095-2021</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">KTI-095-2021</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3673</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-04-11 09:33:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-04-11 09:33:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>