No image available for this title

Text

Fotostabilitas Ekstrak Kulit Bawang Brebes (Allium cepa L)



ABSTRAK Kestabilan suatu materi terhadap cahaya (fotostabilitas) akhir-akhir ini tengah menjadi perhatian peneliti, hal ini dikarenakan materi yang stabil terhadap cahaya dapat dijadikan sebagai bahan baku dalam pembuatan fotosensitizer pada produk perawatan kulit. Kulit bawang dianggap sebagai limbah, tetapi ternyata pada kulit bawang merah terkandung berbagai bahan alami dengan nilai fungsional tinggi. Antosianin adalah senyawa fenolik yang masuk kelompok flavonoid dan berfungsi sebagai antioksidan dan pigmentasi. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui fotostabilitas ekstrak kulit bawang brebes terhadap pemaparan sinar ultraviolet dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil yang didapatkan yaitu perubahan konsenstrasi pada antosianin standar 24 jam, dan 48 jam sebesar 8,76% dan 7,73%; perubahan konsentrasi kontrol antosianin standar 24 jam dan 48 jam sebesar 8,01% dan 8,17%. Perubahan konsentrasi sampel ekstrak kulit bawang brebes 24 jam dan 48 jam sebesar 1,76% dan 7,52%; perubahan konsentrasi kontrol sampel antosianin standar 24 jam dan 48 jam sebesar 1,058% dan 0,9%. Sehingga sampel dari ekstrak kulit bawang brebes dapat dikatakan bersifat fotosensitif dan fotolabil terhadap pemaparan yang dibuktikan dengan hasil perubahan konsentrasi >0,1%.


Ketersediaan

KTI-096-2021Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
KTI-096-2021
Penerbit : .,
Deskripsi Fisik
97 Hal
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
3422118093
Klasifikasi
KTI-096-2021
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this