<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3682">
 <titleInfo>
  <title>Evaluasi Fisika dan Kimia Sediaan Lipcream Ekstrak Kedelai Hitam (Glycine Soja L. Merrit)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dea Erawati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>85 Hal</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK Kedelai hitam merupakan salah satu varietas dari kedelai dengan warna kulit hitam dan  memiliki  berbagai  kandungan  yang  memberikan  banyak  manfaat  bagi  tubuh manusia.  Keunggulan  dari  kedelai  hitam  adalah  mengandung  antosianin  lebih banyak  dibandingkan  kedelai  kuning.  Kadar  antosianin  kedelai  hitam  var  Malika sebesar ? 22,62 mg/100 gram, sedangakan kadar antosianin pada kedelai kuning var Grobogan  dan  kedelai  kuning  impor  hampir  tidak  terdeteksi.  Kedelai  hitam mengandung  zat  pewarna  antosianin  yang  dapat  berfungsi  sebagai  antioksidan. Pewarna bibir adalah salah satu sediaan kosmetik yang digunakan untuk mewarnai bibir dengan sentuhan artistik sehingga dapat meningkatkan estetika pada tata rias wajah.  Tujuan  penelitian  untuk  mengetauhi  evaluasi  fisika  dan  kimia  sediaan lipcream ekstrak kedelai hitam (Glycine Soja L. Merrit) sebagai zat pewarna alami dan sebagai antioksidan dalam sediaan lipcream. Menggunakan metode penelitian metode  penelitian  kulitatif  yang  meliputi  pembuatan  ekstrak,  pembuatan  sediaan, dan  pemeriksaan  mutu  sediaan  seperti  uji  organoleptis,  uji  homogenitas,  uji viskositas  dan  uji    pH.  Populasi  dan  sampel  dalam  penelitian  ini  adalah  tanaman Kedelai  hitam  (Glycine  Soja  L.  Merrit)  dari  daerah  Gunung  Kidul,  Yogyakarta. Hasil  yang  didapat  warna  ekstrak  kedelai  hitam  makin  memudar  dari  minggu  ke minggu.  Evaluasi  secara  kimia,  pH  yang  didapat  dari  pengujian  tidak  terjadi penurunan pH pada minggu ke 0, 1, 2 dan 3 pada pH 6. Pada minggu ke 4 terjadi penuruna  pH  menjadi  5.  Homogenitas  sediaan  tidak  terjadi  perubahan  yang signifikan.Viskositas tidak dapat dibandingkan hasil pengamatan setiap minggunya karena hanya dilakukan di minggu ke 0. Uji organoleptis terjadi perubahan warna pada  F1  pada  minggu  ke  1  warna  menjadi  memudar  dari  warna  merah  jambu menjadi warna cream. Pada F0 tidak terjadi perubahan warna. Kedelai hitam bisa digunakan  sebagai  sumber  zat  antosianin  yang  dapat  dimanfaatkan  sebagai antioksidan. Suhu pencampuran mempengaruhi nilai viskositas.</note>
 <subject authority="">
  <topic>antosianin</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>lipcream</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>kedelai hitam</topic>
 </subject>
 <classification>KTI-104-2021</classification>
 <identifier type="isbn">3422118105</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>STIKES IKIFA (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA) Digital Library STIKES IKIFA</physicalLocation>
  <shelfLocator>KTI-104-2021</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">KTI-104-2021</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3682</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-04-11 09:33:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-04-11 09:33:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>