<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3683">
 <titleInfo>
  <title>Gambaran Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Kefarmasian di Apotek</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dea Restiaamanda</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>61 Hal</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK Kepuasan  adalah  perasaan  senang  atau  kecewa  seseorang  yang  muncul  setelah membandingkan antara persepsi atau kesan terhadap kinerja atau hasil suatu produk dan harapan-harapannya. Kepuasan pasien dapat dikatakan sebagai tolak ukur untuk mengetahui  kualitas  pelayanan  yang  diberikan  oleh  apotek.  Pelaksanaan  standar kefarmasian  yang  baik  akan  meningkatkan  kepuasan  pasien.  Analisis  kepuasan berdasarkan  lima  dimensi  yakni  reliability,  responsiveness,  assurance,  emphaty, dan tangible. Untuk mengetahui puas atau  tidaknya pelayanan yang diberikan dapat dilihat  dari  pasien  yang  datang  dan  mendapat  pelayanan  kefarmasian  seperti membeli obat serta pasien yang membawa dan menebus resep ke Apotek. Penelitian ini  bertujuan  untuk  mengetahui  gambaran  kepuasan  pasien  terhadap  pelayanan kefarmasian di Apotek menggunakan metode penelitian deskriptif. Dalam metode peninjauan artikel dibutuhkan kriteria pemilihan yang disebut dengan PICOS yang terdiri  dari  Population:  Pasien,  Intervention/Exposure:  Pelayanan  kefarmasian ,Comparison: Tidak ada  , Outcome: Sangat puas, puas, cukup puas, kurang puas, dan tidak puas. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan aplikasi publish or  perish  dengan  memakai  2  database  yaitu  Google  Schoolar  dan  Crossref.  Data akan disajikan dalam bentuk Diagram Alir Prisma.  Analisa  kualitas metode studi menggunakan  JADAD  Scoring.  Studi  yang  diikutkan  dalam  Tinjauan  Artikel sebanyak  2  artikel.  Hasil  presentase  pengukuran  yang  diperoleh  mayoritas menunjukkan  bahwa  pasien  yang  datang  ke  Apotek  merasa  cukup  puas  atas pelayanan kefarmasian baik pada artikel 1 maupun artikel 2.</note>
 <subject authority="">
  <topic>Pelayanan Kefarmasian</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Apotek</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Kepuasan</topic>
 </subject>
 <classification>KTI-105-2021</classification>
 <identifier type="isbn">3422118106</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>STIKES IKIFA (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA) Digital Library STIKES IKIFA</physicalLocation>
  <shelfLocator>KTI-105-2021</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">KTI-105-2021</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3683</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-04-11 09:33:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-04-11 09:33:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>