<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3697">
 <titleInfo>
  <title>Gambaran Persepsi Pengunjung Tentang Risiko Rokok Elektrik (Vape) di Rumah Sakit X Wilayah Jakarta Utara Bulan April 2021</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dian Rahmasari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>70 Hal</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK Tingkat  konsumsi  rokok  yang  semakin  meningkat  tiap  tahunnya,  produsen  rokok memproduksi  jenis-jenis  rokok  yang  bervariasi  sehingga  dapat  mengakomodasi  selera perokok  yang  berbeda-beda.  World  Health  Organization  (WHO)  mengistilahkan  rokok elektrik  sebagai  Electronic  Nicotine  Delivery  System  (ENDS)  karena  menghasilkan nikotin  kedalam  bentuk  uap  yang  dihirup  oleh  penggunanya.  Penelitian  ini  dilakukan  di rumah sakit x wilayah Jakarta Utara pada bulan April 2021 dengan menyebar kuesioner kepada  15  responden  per  hari  selama  25  hari.  Tujuan  dari  penelitian  ini  adalah  untuk mengetahui gambaran persepsi pengunjung terhadap rokok elektrik (vape) di rumah sakit x  wilayah  Jakarta  Utara  yang  meliputi  risiko,  daya  tarik,  kandungan  dan  harga  rokok elektrik, frekuensi paparan iklan rokok elektrik pada berbagai media, keberadaan paparan iklan  rokok  melalui  berbagai  media.  Metode  penelitian  ini  menggunakan  metode deskriptif.  Dari  data  didapat  frekuensi  paparan  rokok  elektrik  di  berbagai  media  65% pengunjung  menyatakan  tidak  pernah  sama  sekali  melihat  iklan  rokok  elektrik  dikoran, 48%  pengunjung  menyatakan  tidak  pernah  sama  sekali  mendengarkan  iklan  rokok elektrik  di  radio,  52%  pengunjung  menyatakan  kurang  dari  seminggu  menonton  iklan rokok  elektrik,  56%  pengunjung  menyatakan  kurang  dari  seminggu  melihat  iklan  rokok elektrik melalui internet, 48 % pengunjung menyatakan tidak pernah sama sekali melihat iklan  rokok  elektrik  di  billboard,  spanduk  dan  poster.  Keberadaan  iklan  rokok  elektrik melalui  berbagai  media  65,33  %  menyatakan  ya  dalam  1  bulan  terakhir  melihat  iklan rokok elektrik dimedia online, 58,40 % menyatakan tidak dalam 1 bulan terakhir melihat iklan  rokok  elektrik  dimedia  luar  ruang,  70,93  %  menyatakan  tidak  memiliki  barang- barang  berlogo  rokok,  79,47  %  menyatakan  tidak  banyak  iklan  rokok  elektrik, 73,07%menyatakan  tidak  ada  karyawan  perusahaan  rokok  yang  menawarkan  rokok elektrik,  95,20  %  menyatakan  tidak  banyak  iklan  rokok  elektrik  disekitar.  Kesimpulan tentang rokok elektrik di rumah sakit X wilayah Jakarta Utara pengunjung meliputi risiko, daya tarik, kandungan, dan harga rokok elektrik adalah 76 % setuju dengan bahaya rokok elektrik.</note>
 <subject authority="">
  <topic>persepsi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>rokok elektrik</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>gambaran</topic>
 </subject>
 <classification>KTI-119-2021</classification>
 <identifier type="isbn">3422118123</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>STIKES IKIFA (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA) Digital Library STIKES IKIFA</physicalLocation>
  <shelfLocator>KTI-119-2021</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">KTI-119-2021</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3697</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-04-11 09:33:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-04-11 09:33:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>