<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3698">
 <titleInfo>
  <title>Gambaran Jenis Obat Jerawat yang Digunakan pada Terapi Jerawat di Masyarakat</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dian Rahmawati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>69 Hal</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK Menjaga penampilan wajah dengan merawat kulit dilakukan untuk menjaga kulit agar  tetap  bersih  dan  sehat.  Salah  satu  gangguan  kulit  yang  sering  terjadi  dan mengganggu  penampilan  wajah  adalah  jerawat.  Jerawat  (akne  vulgaris)  adalah suatu  penyakit  yang  disebabkan  oleh  inflamasi  kronik  dari  unit  pilosebasea  yang ditandai  pembentukan  komedo,  papul,  pustul,  nodul  yang  bisa  tumbuh  di  daerah wajah,  punggung,  dada,  lengan,  dan  kaki.  Beberapa  etiologi  yang  menjadi penyebab jerawat terdiri atas faktor intrinsik yaitu diperkirakan produksi kelenjar minyak  yang  meningkat,  hiperkeratinisasi  folikel  rambut,  koloni  bakteri propionibacterium  (P.  Acne), dan inflamasi serta factor ekstrinsik yaitu  stres, iklim/suhu/kelembaban,  kosmetik,  dan  obat-obatan.  Jenis  obat  jerawat  yang beredar  luas  di  masyarakat  memberikan  kemudahan  dalam  mendapatkan  produk yang diinginkan, pemilihan dan penggunaan produk anti jerawat yang tidak tepat dapat  menimbulkan    reaksi  obat  yang  tidak  diinginkan,  perpanjangangan  masa sakit,  dan  ketergantungan  penggunaan  obat.  Tujuan  penelitian  ini  untuk mengetahui jenis obat jerawat yang digunakan pada terapi jerawat di masyarakat. Pada  penelitian  ini  menggunakan  pendekatan  studi  tinjauan  artikel  dengan menggunakan  beberapa  sumber  jurnal  atau  artikel  yang  dipilih  berdasarkan kriteria  yang  telah  ditetapkan  sebanyak  3  artikel.  Pengumpulan  data  dilakukan dengan menggunakan sistem aplikasi  publish or perish. Dari hasil tinjauan artikel menunjukkan bahwa cara mengatasi jerawat yang dilakukan oleh responden yaitu dengan  obat  tradisional  dan  obat  kimia.  Jenis  obat  jerawat  yang  digunakan, diantaranya aloe vera, asam salisilat, dan sulfur.</note>
 <subject authority="">
  <topic>Masyarakat</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Jerawat</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>jenis obat jerawat</topic>
 </subject>
 <classification>KTI-120-2021</classification>
 <identifier type="isbn">3422118124</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>STIKES IKIFA (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA) Digital Library STIKES IKIFA</physicalLocation>
  <shelfLocator>KTI-120-2021</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">KTI-120-2021</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3698</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-04-11 09:33:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-04-11 09:33:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>