<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3702">
 <titleInfo>
  <title>Gambaran Pengetahuan Masyarakat Tentang Pencegahan Hipertensi</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dina Fadhillah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>61 Hal</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK Hipertensi merupakan kondisi peningkatan tekanan darah seseorang di atas normal  yang  dapat  mengakibatkan  peningkatan  angka  kesakitan (morbiditas)  dan  angka  kematian  (mortalitas).  Berdasarkan  infodatin kementrian  kesehatan  tahun  2019  Hipertensi  merupakan  penyakit  tidak menular  yang  menjadi  salah  satu  penyebab  utama  kematian  prematur didunia.  World  Health  Organization  (WHO)  mengestimasikan  saat  ini prevalensi hipertensi secara global sebesar 22% dari total penduduk dunia. Dari  sejumlah  penderita  tersebut,  hanya  kurang  dari  seperlima  yang melakukan  upaya  pengendalian  terhadap  tekanan  darah  yang  dimiliki. Wilayah Afrika memiliki prevalensi hipertensi tertinggi sebesar 27%. Asia Tenggara  berada  di  posisi  ke-3  tertinggi  dengan  prevalensi  sebesar  25% terhadap  total  penduduk.  Tujuan  penelitian  ini  untuk  menggambarkan pengetahuan  masyarakat  tentang  pencegahan  hipertensi.  Metode  yang digunakan  dalam  penelitian  ini  adalah  tinjauan  artikel  dengan  pencarian database Google Scholar dan Crossref, artikel merupakan jurnal ber-ISSN terbitan  sepuluh  tahun  terakhir,  artikel  yang  diperoleh  dilakukan  cek duplikasi  kemudian  artikel  dilakukan  pengecekan  abstrak  dan  artikel lengkap  disesuaikan  kriteria  inklusi  intervensi  oleh  peneliti  dan  kedua pembimbing. Artikel  yang digunakan membahas pengetahuan masyarakat tentang pencegahan hipertensi.  Kesimpulan dari hasil penelitian  sebanyak dua  artikel.  Pengetahuan  masyarakat  tentang  pencegahan  hipertensi  pada artikel pertama termasuk dalam kategori baik (38,1%), cukup (45,7%) dan kurang  (16,2%).  Artikel  kedua  termasuk  dalam  kategori  baik  (45,2%), cukup (33,3%) dan kurang (21,55%).</note>
 <subject authority="">
  <topic>Pengetahuan</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>masyrakat</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>pencegahan hipertensi</topic>
 </subject>
 <classification>KTI-124-2021</classification>
 <identifier type="isbn">3422118129</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>STIKES IKIFA (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA) Digital Library STIKES IKIFA</physicalLocation>
  <shelfLocator>KTI-124-2021</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">KTI-124-2021</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3702</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-04-11 09:33:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-04-11 09:33:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>