Detail Cantuman
Advanced Search
Lap. KTI
Gambaran Pengetahuan Masyarakat tentang Swamedikasi Sakit Gigi di Wilayah RW 044 Kelurahan Bahagia Bekasi Utara Bulan April 2020
ABSTRAK Pelaksanaan swamedikasi banyak terjadi kesalahan-kesalahan pengobatan. Kesalahan pengobatan (medication error) disebabkan karena kurangnya informasi obat. Pengobatan sendiri didefinisikan pemilihan dan penggunaan obat-obatan baik obat herbal maupun obat sintetik oleh seseorang untuk mengobati penyakit atau gejala yang dikenali sendiri. Dalam pengobatan sendiri sebaiknya mengikuti persyaratan penggunaan obat rasional. Penggunaan suatu obat dikatakan tidak rasional jika kemungkinan dampak negatif yang diterima oleh pasien lebih besar dibanding manfaatnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan tentang swamedikasi sakit gigi di RW 044 Kelurahan Bahagia Bekasi Utara Bulan April 2020, mengenai pengertian swamedikasi sakit gigi, penggunaan obat kimia dalam swamedikasi sakit gigi, penggunaan obat tradisional dalam melakukan swamedikasi sakit gigi, tempat mendapatkan obat untuk swamedikasi sakit gigi, alasan melakukan swamedikasi sakit gigi, dan sumber informasi obat dalam melakukan swamedikasi sakit gigi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kepada masyarakat di RW 044 dengan ketentuan 1 KK mengisi 1 kuesioner, dengan rentang usia 25-64 tahun. Hasil dari penelitian ini yang memiliki tingkat pengetahuan cukup sebanyak 70 responden (53,03%), Jadi dapat disimpulkan gambaran pengetahuan masyarakat di RW 044 Kelurahan Bahagia Bekasi Utara adalah cukup. Karakteristik responden berdasarkan usia pada penelitian ini paling banyak adalah usia 45-54 tahun sebanyak 54 responden (40,90%), dan pendidikan responden pada penelitian ini paling banyak adalah pendidikan SMA/SMK sebanyak 68 responden (51,52%). Pengetahuan pengertian swamedikasi sakit gigi adalah kurang sebanyak 79 responden (59,85%), pengetahuan penggunaan obat kimia dalam swamedikasi sakit gigi adalah kurang sebanyak 60 responden (45,46%), pengetahuan penggunaan obat tradisional dalam melakukan swamedikasi sakit gigi adalah cukup sebanyak 58 responden (43,94%), tempat masyarakat mendapatkan obat untuk swamedikasi sakit gigi adalah di warung sebanyak 79 responden (60%), alasan masyarakat melakukan swamedikasi sakit gigi adalah praktis sebanyak 67 responden (50,76%), dan sumber informasi obat dalam melakukan swamedikasi sakit gigi adalah kerabat/tetangga sebanyak 101 responden (76,51%).
Ketersediaan
| KTI-143-2020 | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
KTI-143-2020
|
| Penerbit | : ., 2020 |
| Deskripsi Fisik |
76 Hal
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
3422117210
|
| Klasifikasi |
KTI-143-2020
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






